PTMSI Garut Uji Tanding Bersama Atlet PON Jabar

TAROGONG, (GE).- Tempat berlatih Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Garut didatangi tamu spesial. Sesi latihan rutin mereka didatangi atlet tenis meja profesional andalan Jawa Barat. Tim oficial Pelatihan Daerah (Platda) Jawa Barat, secara khusus menyempatkan untuk melakukan uji tanding bersama atlet PTMSI Garut.

Para atlet asal Garut tak segan-segan untuk menimba ilmu dari para atlet nasional ini. Bahkan, sejumlah atlet muda tenis meja asal Garut seperti Andre tampak antusias mengikuti sesi latihan tersebut. Bahkan sejumlah atlet dan pengurus PTMSI sempat melakukan sesi photo bersama usai latihan.

Ketua PTMSI Garut, Nurseno SP Utomo, mengungkapkan kebanggaannya bisa didatangi atlet Platda Jabar. Menurutnya, momen seperti ini sangat langka. Jadi para atlet binaannya harus memanfaatkan betul kesempatan tersebut untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya dari mereka.

“Banyak ilmu yang dapat dipetik dari proses uji tanding ini. Namun yang terpenting, atlet muda di Garut bisa mencicipi bagaimana kemampuan para atlet nasional yang sekarang membela Jawa Barat pada ajang PON ke XIX,” kata Nurseno kepada wartawan, Selasa (26/7/2016).

Nurseno berharap, beberapa tahun ke depan Garut bisa berbicara banyak di kancah tenis meja nasional dan internasional. Saat ini PTMSI Garut terus berbenah mempersiapkan atlet muda agar bisa bersaing di masa yang akan datang.

Masih menurut Nurseno, saat ini sebenarnya geliat tenis meja di Garut sudah mulai bangkit. PTMSI sebagai wadah dengan intensif menggelar pertandingan dalam berbagai kesempatan. Selain itu, beberapa atlet muda asal Garut seperti Andre, kini menjadi atlet muda tenis meja paling berbakat di Indonesia. Bahkan kini Andre mendapat julukan bocah ajaib asal Garut.

“Sebenarnya atlet di Garut ini sangat potensial. Namun selama beberapa tahun ke belakang PTMSI di Garut sempat fakum. Jadi saya baru merintis lagi melakukan pembinaan,” ujarnya.

Menghadapi perhelatan PON/ XIX 2016 Jabar tim tenis meja kontingen asal Jabar berambisi mampu memboyong 3 medali emas. Jumlah raihan medali tersebut, sesuai dengan apa yang dibebankan oleh KONI Jabar. Tim Pelatda-PON Jabar yang terdiri dari 5 putra dan 5 putri.

Salah seorang atlet tenis meja Pelatda-PON Jabar, Yon Mardiono megatakan, persiapan tim yang sekarang lebih baik dibandingkan PON pada 2012. Pasalnya, seluruh kebutuhan latihan mulai dari peralatan latihan, vitamin dan uang saku semuanya bisa terpenuhi.

“Mungkin dengan adanya perhatian ini bisa lebih memberi motifasi bagi atlet, khususnya saya pribadi,” ucapnya kepada wartawan di pusat pelatihan PTMSI Garut, Selasa (26/7/2016).

Yon sapaan akrabnya yang akan bertanding di empat nomor tersebut mengaku, merasa yakin bisa membuktikan raihan medali sesuai dengan apa yang ditargetkan KONI dan Pengda Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jabar. Atlet yang mengaku memiliki keturunan asal Garut ini berharap seluruh masyarakat Jawa Barat bisa memberikan dukungan penuh kepada para atlet yang akan bertanding.

Sementara itu, Konsultan Manajer Tim Tenis Meja PON Jabar, Anton Suseno, mengatakan dengan kekuatan yang ada diyakini tenis meja Jawa Barat akan memenuhi ekfektasi Koni. Bahkan menurutnya jika tim putri bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya tim tenis meja Jawa Barat diyakini akan peroleh 5 emas.

Saat ini, para atlet sedang digembleng kemampuan fisik dan strategi. Tentunya ada strategi khusus yang diyakini akan menjadi kunci keberhasilan tim tenis meja Jawa Barat pada perhelatan PON ke XIX 2016. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN