PT. Changshin Group Berikan Bantuan Rumah untuk Korban Banjir Cimanuk

PEMKAB, (GE).- Rasa empati dan bantuan dari berbagai kalangan masyarakat untuk korban banjir Cimanuk masih terus mengalir. Setelah 2 bulan berlalu, kini pemerintah dan masyarakat fokus dalam rehabilitasi dan rekontsruksi pascabanjir.

Bantuan untuk korban banjir Cimanuk kali ini datang dari pihak swasta, yakni PT. Changshin Group. Jajaran Direktur PT. Changshin Indonesia, berserta jajaran Direktur PT. Changshin Reksajaya Garut, menggelar pertemuan dengan Bupati Garut, H. Rudy Gunawan, di kantor Bupati Garut, Rabu (2/11/2016)

Dalam pertemuan pertemuan tersebut, pihak PT. Changshin, bertukar pikiran dengan bupati terkait perkembangan perekonomian di Kabupaten Garut. Selain bertukar pikiran terkait nasib korban banjir, para petinggi PT. Changshin juga secara resmi memberikan bantuan materiil untuk membantu rekonsruksi korban.


Dalam kesempatan ini, secara simbolik diserahkan bantuan langsung oleh General Director PT. Changshin Indonesia, Mr. CT Park, berupa cek tunai untuk membangun 4 unit rumah.

Menurut Mr. CT Park, didampingi oleh Managing Director PT. Changshin Reksajaya, Mr. SY Kim, yang pandai berbahasa Indonesia itu mengatakan, bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dari PT. Changshin terhadap masyarakat Garut, terutama bagi korban banjir yang saat ini membutuhkan tempat tinggal.

Hal senada disampaikan Asisten Direktur PT. Changhin Reksajaya Garut, K. Kridha Yudha. Diharapkannya, kontribusi berupa bantuan rumah bagi korban banjir ini bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Dengan adanya bantuan 4 unit rumah dari PT. Changshin Indonesia, Bupati Garut, Rudy Gunawan mengucapkan terima kasihnya. Rudy berjanji, bantuan dari PT. Changshin berbentuk cek ini akan direalisasikan dengan bentuk rumah.

“Ini merupakan titipan dari donatur, sehingga kita akan menerapkannya dengan sungguh-sungguh,” kata Rudy.

Bupati menambahkan, untuk satu unit rumah bantuan bagi korban banjir itu nilainya sebesar Rp 72 juta. Sementara untuk lokasi pembangunannya direncanakan lokasinya di wilayah Sukagalih, Kecamatan Tarogong kidul.

“Tanah yang akan dijadikan pemukiman ini merupakan hibah dari pemkab Garut.Jika ditotalkan, untuk satu unit rumah bantuan tersebut mencapai Rp 180 juta,“pungkasnya. (Useu G Ramdani/ adv) ***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI