Polres Proses Kasus Ujaran Kebencian Pilkada Garut

ILUSTRASI.NET

GARUT, (GE).- Kepolisian Resor (Polres) Garut, Jawa Barat, masih memproses laporan kasus ujaran kebencian di media sosial Facebook oleh salah seorang yang diduga mengarahkan kebenciannya kepada peserta Pilkada Garut pasangan nomor urut dua, Iman Alirahman-Dedi Hasan.

“Kita sudah tindak lanjuti kasusnya,” kata Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, kepada wartawan, Senin (16/4/18).

Kapolres mengatakan, kasus tersebut sudah dilaporkan langsung ke Polres Garut oleh tim sukses pasangan Ihsan Masagi, yang selanjutnya ditindak lanjuti oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Pilkada Garut.


“Proses sudah berjalan dilimpahkan ke Gakumdu, kita sinergis dengan Gakumdu,” katanya.

Pihak kepolisian sendiri terus berupaya menjaga agar pelaksanaan Pilkada Garut tetap aman, tertib, dan damai. Karena itu, Kapolres mengimbau seluruh pihak yang terlibat dalam pesta demokrasi untuk tidak melakukan tindakan pelanggaran hukum seperti praktik politik uang.

“Harus diantisipasi kaitannya dengan money politics. Semua diimbau untuk menjaga jalannya pilkada,” katanya.

Budi menambahkan, polisi juga terus menjalin komunikasi dengan seluruh peserta Pilkada Garut maupun para tim suksesnya, agar tahapan pilkada tetap berjalan damai.

Bahkan, kata Budi, pihaknya membangun kebersamaan dengan mengajak diskusi sambil makan bersama dengan seluruh peserta Pilkada Garut.

“Kita kumpulkan agar bisa membuka hati agar lebih bijak,” katanya. (MHI/GE)***

Editor : SMS

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI