Polisi Turunkan Tim Selidiki Modus Perusakan Baliho “Ihsan” di Wanaraja

GARUT (GE).- Perusakan baliho di Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja, Garut, Jawa Barat, meningkatkan suhu politik jelang Pilkada Garut. Tim pemenangan pasangan Iman Alirahman dan Dedi Hasan mendesak pihak terkait agar secepatnya mengungkap perusakan baliho.

Menanggapi persoalan ini, Kapolres Garut, AKBP. Budi Satria Wiguna, mengaku sudah mengintruksikan anggotanya untuk mengungkap persoalan ini. Ia mengaku sedang mendalami modus perusakan baliho milik salah seorang kontestan Pilkada Garut.

“Memang ada laporan perusakan baliho tepatnya di Desa Cinunuk, Kecamatan Wanaraja. Nanti kita dalami dulu,” ujar Kapolres kepada “GE”, Selasa (23/1/18).


Sementara itu, Komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Garut, Asep Burhan, mengaku perusakan baliho pasangan Ihsan bukan ranahnya untuk melakukan tindakan penanggulan persoalan ini. Pasalnya, baliho itu dipasang sebelum ada penetapan pasangan dan nomer urut.

“Sekarang Panwas hanya konsen pada tahapan Pilkada. Saat ini tahapannya baru verifikasi persyaratan. Jadi pemasangan dan perusakan baliho salah satu pasangan calon bukan lagi urusan Panwas,” ucap Asep.

Asep mengaku, kewenangan Panwaslu terbatas pada pelaksanaan Pilkadanya. Bukan mengarah pada ranah kriminal.

“Kalau merusak kan sudah mengarah ke ranah kriminal. Jadi Polisi lebih berwenang menangani persoalan ini,” pungkasnya. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI