Polisi Tetapkan Tersangka Kasus Pencabulan Pelajar SMK

GARUT, (GE).- Setelah dilakukan proses penyelidikan, akhirnya Polisi menetapkan tersangka kasus pencabulan terhadap beberapa pelajar SMK di Garut. Sebelumnya pelaku ditahan usai salah seorang siswa melaporkan kasus pelecehan kepada Polres Garut. Senin (20/2/ 2017).

Satreskrim Polres Garut sudah menahan pelaku berinisial RG alias EG (23) yang merupakan pembina ekstrakurikuler Patroli Keamanan Sekolah (PKS).

Kasubag Humas Polres Garut, AKP Ridwan Tampubolon, mengatakan pelaku sudah mengakui perbuatannya tersebut. RG melakukan pelecehan saat menggelar perekrutan ekstrakurikuler PKS. RG memerintahkan para siswa untuk membuka celana dalam dengan alasan untuk melakukan pemeriksaan.


“Ya, dalam pemeriksaan terungkap, bahwa para siswa disuruh bergantian masuk ke dalam satu ruangan kelas. Di dalam ruangan itu, pelaku meraba bagian tubuh pelajar termasuk memegang kemaluannya. Dalihnya untuk tes kesehatan,” ujar Ridwan di Mapolres Garut, Selasa (21/2/ 2017).

Dijelaskannya, polisi sudah meminta keterangan sejumlah pihak. Mulai dari siswa yang menjadi korban, guru, dan tiga orang saksi yang merupakan siswa SMK. Pelaku yang merupakan warga Kecamatan Karangpawitan, Kabupten Garut ini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pencabulan anak di bawah umur.

“Pelaku sudah menjalani penahanan dan masih menjalani pemeriksaan. Kami masih melakukan pendalaman untuk kasus ini,” tandasnya.

Dijelaskannya, untuk sementara pihaknya belum bisa memastikan jumlah korban pelecehan seksual yang dilakukan RG. Menurutnya, banyak siswa yang enggan berbicara atau melapor karena merasa malu dan takut.

“Kami sudah mengamankan barang bukti berupa 15 sarung tangan berbahan karet dan satu masker yang digunakan pelaku. Saya sarankan bagi para pelajar yang merasa menjadi korban, segera melapor ke polisi, jangan sungkan-sungkan,” tandasnya. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI