Polisi Arogan, Polsek Cisompet Garut “Diontrog” Warga

CISOMPET, (GE).- Kericuhan nyaris terjadi di Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Ratusan warga mendatangi Mapolsek gara-gara salah paham antara kepala desa dengan salah seorang anggota Polisi Polsek Cisompet.

Peristiwa bermula saat seorang anggota dari Polsek Cisompet mengendarai Ran Patroli Polsek, Senin (1/8/3016) sore. Setibanya di Kampung Cihideung, Desa Keramatwangi, Kecamatan Cikajang, Atep Gunawan melambaikan tangan untuk memberi tanda kepada pengendara Ran Patroli agar melambatkan kendaraan.

Tujuan Atep agar pengendara Ran Patroli mengurangi kecepatan karena sedang ada pembangunan Posyandu. Selain itu, banyak warga terutama anak-anak yang hilir-mudik di jalan. Pengendara Ran Patroli tersebut kemudian berhenti dan menghampiri Atep.

Kemudian, terjadi pembicaraan antara pengendara Ran Patroli dengan Atep. Pembicaraan mereka akhirnya menjadi kesalahpahaman. Warga yang sedang membangun Posyandu pun ikut salah paham.

Selanjutnya, kesalahpahaman tersebut diselesaikan dengan cara musyawarah. Musyawarah selesai pada Selasa (2/8/2016) dini hari. Hasil musyawarahnya, kesalahpahaman diselesaikan secara kekeluargaan. Selain itu, warga meminta agar anggota Polisi yang teribat salah paham dipindahkan dari Polsek Cisompet.

Kabag Ops Polres Garut, Kompol Liman mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, terjadi salah paham saat salah seorang anggota polisi lewat di Kampung Cihideung, Desa Keramatwangi, Kecamatan Cisompet, Garut. Saat ini, anggota polisi yang terlibat salah paham sudah ada di Polres Garut.

“Katanya ada salah paham pembicaraan, tapi sudah beres tadi malam juga,” kata Kompol Liman.

Ditegaskannya, untuk menyelesaikan kesalahpahaman tersebut sudah dilakukan musyawarah. Hasil musyawarah, anggota polisi yang terlibat salah paham disarankan dialihkan dari Polsek Cisompet ke Polres Garut. (Farhan SN)***