Pilkada Serentak 2018, KPU Jabar Perkenalkan Pamflet Braile untuk Penyandang Disabilitas

Nina Yuningsih, salah seorang Komisioner KPU Jabar, menunjukan contoh pamflet braile, saat sosialisasi Pilkada khusus bagi penyandang disabilitas di Cipanas, Kabupaten Garut, Jumat (19/01/2018)/ foto: Rangga/GE.***

GARUT,(GE).- Untuk mengakomodir hak politik bagi penyandang disabitas, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat (Jabar) menggelar sosialisasi khusus bagi penyandang disabilitas.  Kali ini KPU Jabar bekerjasama dengan HWDI Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Jabar.  Sosialisasi terkait pilkada bagi penyandang disabilitas ini diselenggarakan KPU di seluruh Kabupaten/ kota se Jawa Barat.

Untuk di Kabupaten Garut sendiri, KPU Jabar menggelar sosialisasi sekaligus memperkenalkan pamflet braile. Dalam kegiatan tersebut, puluhan peserta kaum disabiltas tampak antusias mengikuti sosialisasi yang digelar di salah satu hotel di Kawasan Cipanas, Garut, Jum’at (19/01/2018).

“Tujuannya sosilaisasi ini adalah untuk menginformasikan, memberi pendidikan khusus bagi penyandang disabilitas, yang juga memiliki hak politik dalam Pilgub Jabar 2018,” ujar Nina Yuningsih, salah seorang Komisioner  KPU Jabar.


Menurutnya, khusus bagi penyandang tuna netra, KPU Jabar memperkenalkan pamflet braille. Pamflet braile ini diharapkan bisa mempermudah pencoblosan bagi penyandang disabilkitas yang memilki hal pilih dalam Pilgub 2018 nanti.

Nina menjelaskan, untuk mempermudah pencoblosan, KPU telah menyediakan pamflet braille, bagi disabilitas tuna netra. Pencetakan pamflet braille dicetak sesuai dengan jumlah penyandang disabilitas dan akan di sebarkan di 75.422 TPS se Jawa barat.

“Kita (KPU) akan melakukan pemetaan ke setiap 75.422 TPS untuk membantu pencoblosan bagi penyandang disabilitas,” katanya.

Menurutnya, potensi suara bagi penyandang disabilitas di Pilgub 2018 Jabar mencapai angka 40.000 hak pilih.

“Diharapkan para calon, agar mensosialisasikan programnya dalam kampanye, kepada penyandang disabilitas, agar mereka mengenal dan dapat memilih calon pemimpinnya,” pungkasnya. (Rangga)***

Editor: Kang Cep.

 

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI