Perubahan SOTK Baru, Dampaknya Penggajian PNS Telat dan Tak Merata

GARUT, (GE).- Memasuki awal tahun 2017 sebagian Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemkab Garut dibuat “galau,” pasalnya gaji mereka yang biasanya sudah diterima awal bulan, kini telat dibayarkan. Disamping itu, dari keseluruhan PNS yang ada di Garut, sebagian diantaranya sudah menerima, sementara sebagian lainnya belum.

Agus, salah seorang PNS di salah satu dinas mengaku telah menerima gaji per Jumat 6 Januari 2017 pekan lalu. Ia mengatakan gajinya mengalami keterlambatan beberapa hari dari biasanya.

“Memang, biasanya tiap awal bulan. Alhamdulillah, walau telah saya sudah menerima gaji pada Jumat lalu (6/12/2017/ red.),” tuturnya.


Lain halnya dengan Agus, Dedi Junaedi, salah seorang PNS di Disdik Garut, mengaku baru dijanjikan akan dibayarkan pada hari ini, Senin (9/12/2017).

“Kalau saya belum digaji. Infonya gaji baru akan diberikan hari ini.” Tukasnya.

Telatnya pembayaran gaji untuk PNS di lingkungan Pemkab Garut sendiri konon merupakan dampak dari berubahnya Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru. Salah sati penyebabnya Surat Keputusan (SK) untuk pejabat Pengguna Anggaran (PA), Bendahara Pengeluaran dan Penerimaan (BP) serta SK untuk Kuasa Pengguna Anggaran belum terbit.

“Pelantikan pejabatnya kan baru selesai Tanggal 30 Desember (2016). Jadi gaji belum bisa dibayarkan, karena belum ada SK PA, SK BP dan SK Kuasa Pengguna Anggaran,” ungkap Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA), Teti Sarifeni.

Teti mengakui, telah mendorong para kepala SKPD untuk segera mengajukan SK-nya melalui Bagian Hukum Setda Garut. Tujuannya adalah untuk penerbitan NPWP.

“NPWP itu kan untuk gaji, uang mah sudah ada,” ujarnya.

Ia menghimbau kepada para pegawai tidak resah dengan keterlambatan pembayaran gaji PNS ini. Katanya, kasus keterlambatan bayar gaji ini berlaku secara nasional, bukan hanya di Garut.

Sementara itu, Bupati Garut Rudy Gunawan, berjanji gaji para PNS Garut akan segera dibayarkan seluruhnya. “Untuk gaji itu sudah ada. Semua juga sama bukan di Garut saja, karena SOTK baru,” jelasnya.

Selain gaji, kata Rudy, uang sertifikasi para guru pun akan segera dibayarkan. Ia mengaku posisi keuangan di kas daerah saat ini cukup banyak.(Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI