Perizinan Objek Wisata Darajat Tak Kunjung Rampung, Pemkab Tambah Waktu Pengurusan Setahun

GARUT, (GE).- Persoalan objek wisata alam Darajat ternyata belum tuntas. Bahkan hingga saat ini masih belum menemui titik temu. Akibatnya, Pemkab harus menambah batas waktu kepada para pengusaha untuk mengurus perizinannya.

Menurut Bupati Garut, Rudy Gunawan, dokumen lingkungan dari para pengusaha di Darajat sudah disampaikan. Pengusana pun siap menyesuaikan lokasi bangunan sesuai perizinan.

“Mereka siap membongkar kalau tidak sesuai. Arahan dari Pemkab sudah dilaksanakan. Kami beri waktu setahun lagi karena menyangkut fisik,” ujar Rudy usai menggelar pertemuan dengan bebrapa pengusaha Objek wisata Darajat di Kantornya, Selasa (8/8/17).


Dikatakannya, pascabencana banjir bandang Cimanuk, proses perizinan yang sempat dibuka setelah moratorium tahun 2013 terhenti.

“Mereka kan dituduh melakukan kegiatan usaha tanpa izin lingkungan. Untuk urusan hukum itu di Polda. Kami akan klarifikasi ke sana (Polda),” tukasnya.

Proses hukum yang ditangani Polda, lanjut dia, akan tetap berjalan. Pemkab pun akan memberi kesempatan kepada pengusaha untuk mengurus perizinan.

Sementara itu, Asep Rohayat, salah satu pemilik objek wisata di kawasan Darajat, mengaku siap menyesuaikan bangunan sesuai aturan.

“Kalau misal kasih (waktu) enam bulan akan kami kejar. Ini persoalan izin saja, Pemkab yang bertanggung jawab,” kata Asep. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI