Peringati Hari Kesehatan Internasional, Fikom Uniga Agendakan Kampanye SKSD

GARUT, (GE).- Sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya kesehatan publik, khususnya kesehatan anak-anak usia dini di Garut, mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Garut (Uniga) mengagendakan kampanye kesehatan untuk masyarakat.

Agenda kampanye kesehatan yang bertepatan dengan Hari Kesehatan Internasional 2017 ini bertajuk “Cuci Tangan dengan Menggunakan Sabun  dengan tema SKSD (Sadar Kesehatan Sejak Dini).  Kegiatan tersebut rencananya akan digelar di area Car Free Day, sekitar Alun-Alun Garut, Ahad (02/03/2017).

Demikian diungkapkan Ketua kegiatan kampanye SKSD, Fanny Juliaty, Jumat (31/3/2017). Menurutnya, kegiatan kampanye tersebut  diadakan guna memberikan kesadaran kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.


“Salah satu kebiasaan yang dapat membantu menjaga kesehatan anak adalah cuci tangan dengan menggunakan sabun. Kegiatan mencuci tangan merupakan suatu kegiatan yang dianggap sebagian besar orang adalah suatu kegiatan yang sepele, sehingga terkadang kegiatan itu seringkali diabaikan,” ungkapnya.

Fanny menuturkan, setelah melakukan berbagai macam aktivitas, tangan menjadi salah satu tempat berkumpulnya berbagai macam bakteri. Kuman kuman, dan virus  tersebut dapat  menjadi penyebab berbagai macam jenis penyakit seperti Flu,Meningitis, Hepatitis A, C (gangguan hati), Penyakit Kulit, gangguan Usus dan Diare.

“Untuk itu kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Garut untuk sadar kesehatan secara dini, kegiatan mencuci tangan adalah suatu kegiatan yang ringan dilakukan, akan tapi memiliki efek dan manfaat yang sangat besar bagi kesehatan,” jelasnya.

Dijelaskannya, Hari Kesehatan Internasional diperingati setiap tanggal 7 April dengan didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Hari Kesehatan Internasional juga diselenggarakan untuk memperingati pendirian WHO dan dipandang sebagai kesempatan menarik perhatian dunia untuk menyadari masalah-masalah besar kesehatan global setiap tahun.

“Ya, Hari Kesehatan Internasional juga memiliki kepentingan dalam masalah kesehatan publik,” tandasnya.  (Sidqi Al Ghifari)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI