Penyebarannya Mirip Virus Aedes Aegypti, Dinkes Garut Antisipasi Serangan Virus Zika

PEMKAB, (GE).- Mewabahnya Virus Zika di beberapa negara tetangga dikhawatirkan masyarakat, terlebih virus yang disebarkan melalui nyamuk ini kerap mengakrabi daerah tropis seperti Indonesia.

Terkait virus berbahaya ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Tenni Swara Rifai, mengatakan, jika tidak hati-hati tidak menutup kemungkinan warga Garut juga bisa terpapar oleh virus Zika ini.

Dikatakannya, secara klinis penyebaran virus ini mirip dengan virus nyamuk Aides Aegypti yang selalu menempati lokasi genangan air.

“Kemungkinan penyebaran Virus Zika bisa juga menyerang di sini (Garut/red.) Karena banyak warga Garut yang berduit suka melakukan kunjungan keluar negri, tempat dimana virus zika itu berasal. Dan terbawa ke Indonesia tidak terkecuali, termasuk Garut,” jelasnya. Minggu (4/9/2016).

Tenni menghimbau, virus ini harus diantisipasi sejak dini. Untuk penangannya tidak jauh beda dengan penanganan kasus DBD atau Chikungunya. Salah satu antisipasinya semisal menerapkan pola 3 M, (Menguras, Mengubur dan Menutup) tempat tempat yang biasa tergenang air.

” Ciri-cirinya hampir sama, pasien akan merasakan demam, mata merah, kulit tampak bintik bintik merah serta nyeri pada persendian, ” jelasnya.

Aa Tenni, demikian sapaan akrab Kadinkes Garut, mengakui, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan, baik dari puskesmas atau dari rumah sakit terkait adanya indikasi penyebaran Virus Zika di Garut.

“ Namun demikian, kita harus selalu mewaspadai adanya potensi kunjungan Virus Zika yang bisa mematikan juga apabila tidak ditangani segera secara medis.” Tandasnya. (Tim GE)***