Penolakan Gabung DOB Garut Selatan, Ini Jawaban Presidium !

Adanya penolakan warga Cikajang, Singajaya, Peundeuy dan Banjarwangi,  untuk bergabung ke dalam DOB Garsel dibenarkan oleh Wakil Ketua Presidium Garsel, Dedi Kurniawan. Namun mengenai penolakan dari warga Singajaya dibantah Dedi.

Presidium Garsel, lanjut Dedi, telah menyetujui jika Cikajang tak bergabung ke dalam wilayah DOB Garsel. Pihaknya menghormati keputusan yang diambil Warga Cikajang.

“Jadi sekarang itu DOB Garsel hanya 15 Kecamatan karena Cikajang tak masuk. Lebih baik sekarang tak masuk daripada nantinya terus-terusan gaduh,” ujar Dedi.

Keputusan tak memasukan Cikajang ke dalam DOB, tambah Dedi, telah ditetapkan. Pihaknya enggan untuk mengurusi Cikajang jika telah menjadi DOB Garsel karena tak mau untuk bergabung.

“Jadi lebih baik dari sekarang saja dicoret jika diangap tak strategis. Prinsip pemekaran itu ajuan dari BPD (badan permusyawaratan desa) bukan dari LSM (lembaga swadaya masyarakat),” katanya.

Terkait keluhan jarak ke ibukota kabupaten yang cukup jauh, menurut Dedi tak terlalu menjadi masalah krusial. Nantinya pun warga tak akan setiap hari datang ke ibukota. Pemekaran dilakukan bukan untuk menjajah suatu wilayah, namun untuk kesejahteraan semua warga.

“Kalau dimekarkan nanti ada peluang kerja yang lebih besar. Pasti ada kebutuhan PNS baru. Sumber daya juga akan dikelola lebih baik,” ucapnya.

Hingga kini, Dedi tidak bisa menjamin pemekaran akan dilakukan atau tidak. Hal tersebut tergantung kepada pemerintahan Jokowi yang masih membahas RPP penataan daerah.

“Untuk presidium itu memang tak diatur dalam PP. Bukan merupakan satu keharusan juga. Hanya tugas kami untuk mendorong dari awal pemekaran ini,” katanya. Farhan SN***