Pengusaha Garut : Pertumbuhan Ekonomi Lokal Kunci Kemandirian Bangsa

?

TARKA, (GE).- Sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas ekonomi lokal, beberapa tokoh pengusaha Kabupaten Garut menggelar acara diskusi khsus dalam bulan Ramdahan ini. Diskusi menjelang acara buka puasa bersama ini dilabeli tema “Kapasitas Pertumbuhan Ekonomi Lokal Sebagai Kunci Kemandirian Bangsa.” Selain para pengusaha, acara yang digelar di kawasan wisata Cipanas juga dihadiri belasan awak media dan forum mahasiswa. Jumat (24/06/2016).

Dadan Aria Frahma yang merupakan ketua panitia kegiatan ini mengatakan, gelaran acara seperti ini diharapkan bisa memberikan stimulus (rangsangan) untuk para pelaku usaha. Stimulus ini setidaknya menggugah gairah pengusaha khususnya yang ada di Kabupaten Garut agar siap menghadapi ekonomi global di masa depan.

“Ya, mudah-mudahan diskusi ini bisa memicu gairah para pengusaha untuk meningkatkan perekonomian daerah. Sehinga tak kalah bersaing dengan pengusaha asing,” tukasnya.

Sementara itu, Rd.H. Holil Aksan Umarzen yang merupakan Direktur utama PT. Noorabika Tour and Travel sekaligus Ketua PW Ikatan Pengusaha Haji Indonesia (IPHI), menyebutkan, bahwa, jika ada niat, komoditas unggulan yang ada di Kabupaten Garut bisa lebih dimanfaatkan secara optimal.

“Jangan sampai komoditas yang sudah ada selama ini seperti halnya produksi kulit hanya memberikan keuntungan bagi orang luar saja. Kita perlu memanfaatkan berbagai komoditas unggulan Garut ini secara maksimal,” tutur Holil Aksan, saat pemaparan materinya.

Dalam kesempatan ini, Ketua Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Jawa Barat, Drs. Asep Syarifudin, M.Si, didaulat juga sebagai pemateri. Asep mengaku sangat menginginkan jika pengusaha lokal kabupaten bisa bersaing dengan pelaku usaha dari luar.

Menanggapi acara diskusi para pengusaha ini, Rusita Herlina yang merupakan perwakilan dari Dinas Koprasi Kabupaten Garut mengatakan, bahwa untuk bisa mewujudkan tujuan dari isi diskusi ini harus didukung dengan program yang berkelanjutan.

“Tentunya harus didukung oleh program-program. Seperti program kelembagaan selama ini di Kabupaten Garut sudah ada. Diantaranya, koprasi penguatan kelembagaan serta pembinaan UKM, “ ungkap Rustia, dalam pemaparan materinya. (Useu G Ramdhani)***