Penghujung Tahun 2015, SMPN 4 Garut Raih Prestasi Tingkat Internasional

BERBAGAI terobosan terus dilakukan oleh SMAN 4 Garut untuk mencapai tujuan pendidikan yang optimal. Selain menggenjot program ekstrakurikuler, penanaman pendidikan agama pun terus ditingkatkan. Dengan penerapan program keagamaan tersebut ternyata berimbas terhadap prestasi pendidikan yang diraih oleh para siswanya.

Saat ini, catatan prestasi para siswa SMPN 4 Garut terus mengalami peningkatan. Tak hanya prestasi di bidang akademik, prestasi non akademiknya pun tak kalah mentereng.

Sebut saja, prestasi di bidang tenis meja, SMPN 4 Garut berhasil menjadi juara sampai ke tingkat provinsi. Bahkan menjadi perwakilan Provinsi Jawa Barat ke tingkat nasional. Baru-baru ini, prestasi di tingkat internasional pun mulai ditorehkan. Salah satu siswanya, Andre Cristian Gunaya.

Tak hanya itu saja, masih di penghujung tahun 2015 salah satu siswa SMPN 4 Garut, Muhamad Excel, berhasil menjadi juara umum motor cros se Asia. Padahal pesertanya berdatangan dari berbagai negara maju seperti China, jepang, Thailand dan Singapura. Berkat kepiawaiannya, Muhamad Excel berhasil keluar menjadi juaranya.

Masih dari cabang olah raga, siswa lainnya, Dianati Susanti, telah berhasil menjadi juara pencak silat kategori rampak putri tingkat Jawa Barat. Prestasi tersebut diraih Dianati, pada ajang Wali Kota Bandung Cup 2015. Ia berhasil menjadi juara ke satu pada ajang tersebut.

Prestasi lainnya muncul dari dunia tarik suara. Sirley Zulfa Aimie mempersembahkan prestasi sebagai juara dua solo vokal pada peringatan hari ibu 2015. Bahkan dirinya dijanjikan akan dibawa rekreasi oleh Bupati Garut H. Rudy Gunawan ke Yogyakarta.

Kepala SMPN 4 Garut, Burhan, S.Pd., M.Pd, mengatakan sejak ia menjabat sebagai Kepala di SMPN 4 Garut tahun 2012 lalu, dirinya langsung melakukan perubahan sistem pembelajaran. Setia siswa yang memiliki kemampuan khusus didukung dan difasilitasi secara khusus oleh pihak sekolah. Bahkan tak tanggung-tanggung pihak sekolah pun berani membayar pelatih dari luar hanya untuk membina minat dan bakat para siswanya.

Menurutnya, misi perubahan telah ia gagas sejak menjabat sebagai kepala sekolah. Perubahan itu, ia lakukan dari mulai perbaikan sarana sekolah hingga kualitas sumberdaya guru. Hasilnya bisa dilihat saat ini, gairah prestasi para siswa pun sangat membanggakan.

Menurutnya, prestasi yang telah diraihnya itu, tak lepas dari dukungan semua kalangan terutama dari guru, orang tua siswa dan komite. Namun kata Burhan, dirinya tak akan berpuas diri dulu karena masih banyak prestasi yang harus diraih oleh guru dan siswa.

Sementara itu, KS Kesiswaan SMPN 4 Garut, Nunung Zamilah, S.Pd, mengaku saat ini SMPN 4 Garut sedang memasuki masa emasnya. Sejak dipimpin oleh Kasek Burhan, S.Pd., M.Pd, berbagai kemajuan sekolah sangat dirasakan. Padahal baru beberapa tahun dirinya memimpin.

Dalamm menjaring atlet berprestasi, kata Nunung, setiap siswa yang baru masuk ke SMPN 4 Garut diberikan kebebasan memilih program ekstrakurikuler yang diikutinya. Khusus untuk siswa berprestasi, kemampuan itu akan terus dibina sehingga prestasi yang dimilikinya semakin mengkilat.

Ditambahkan oleh guru olah raga, Yaya Setianah, S.Pd, saat ini pembinaan prestasi siswa masih dilakukan diluar sekolah. Pasalnya fasilitas yang ada belum memadai. Ia mencontohkan untuk saat ini, SMPN 4 Garut sudah menyediakan tempat latihan tenis meja namun masih belum bisa digunakan karena belum ada meja standar nasiona. Farhan SN***