Penganan Khas Malangbong Tersaji di Prukades Expo BUMDes Nusantara

Sejumlah produk unggulan BUMDes Malangbong saat dipamerkan dalam ajang Prukades Expo Bumdes 2017, baru-baru ini./ TAF Senopati/GE.

GARUT, (GE).- Beberapa produk penganan khas Malangbong selama ini dipercaya menjadi mampu menjadi penopang perekonomian masyarakat sekitar. Selain penganan khas, di Malangbong juga dalam beberapa tahun terakhir sempat menjadi primadona dengan buah stroberi nya.

Namun beberapa tahun kebelakang rasa manisnya stroberi Malangbong  itu  nyaris sirna terkena hama tanaman yang mematikan. Beruntung masih tersisa beberapa petani yang terus memelihara dan menjaga budidaya stroberi  ini.

Baru-baru ini melalui pengelolaan BUNDes, strobery Malangbong turut dipamerkan dalam gelaran Prukades Expo Bumdes 2017. Dalam kegiatan bersekala nasional ini Kecamatan Malangbong dipercaya  mewakili Provinsi Jawa Barat.


Prukades Expo  Bumdes 2017 merupakan kegiaan Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Kegiatan ini merupakan kegiatan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di desa-desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pentingnya BUMDes juga disosialisasikan melalui Expo BUMDes Nusantara hingga Tour to BUMDes.

Menurut Teten Sundara, yang erupakan Camat Malangbong, dalam expo ini, selain menyajikan stroberi juga memaerkan beberapa penganan khas semisal Endog Lewo dan ladu Malangbong yang konon sudah termashur hingga mancanegara.

“Expo BUMDes Nusantara menampilkan dan memperkenalkan produk-produk unggulan BUMDes. Tujuannya untuk memasarkan keragaman usaha BUMDes dari berbagai provinsi di tingkat nasional . Alhamdulillah Kecamatan Malangbong, dipercaya mewakili Provinsi Jawa Barat. Ini tentunya sebuah peluang untuk mempromosikan produk unggulan Garut,” ujar Camat Malangbong, Teten Sundara, (28/7/17).

Teten menambahkan, eksoktiknya keindahan pesona alam Malangbong,  miniatur kesenian khas Malangbong juga turut diperkenalkan. Prukades Expo Bumdes juga akan menambah wawasan untuk melihat keunggulan dari Kabupaten lain,

“Jua bisa menambah motivasi, menyadari kekurangan nilai jual, dan berani bersaing dengan daerah lain,” ujar Teten Sundara didampingi staf Kecamatan Malangbong,  Azis DM,  Yoyo dan eful. (TAF Senopati/ GE)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI