Pendukung Calon Kades Saling Bacok, Puluhan Warga Cimareme Diungsikan ke Aula Mapolres

PULUHAN warga Kampung Sawah Bera, Desa Cimareme, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, terpaksa diungsikan ke Aula Mapolres Garut, Selasa (23/5/17). Mereka takut aksi susulan terkait konflik pilkade./ Foto: Andriawan/GE.

GARUT, (GE).- Pertikaian antar pendukung calon kepala desa di kawasan Kampung Sawah Bera, Desa Cimareme, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, membuat puluhan warga ketakutan. Dalam pelaksanaan pilkades di Cimareme kemarin (22/5/17) sedikitnya dua warga setempat menjadi korban aksi brutal pendukung salah satu calon kades. Hingga saat ini kedua warga yang mengalami luka bacok masih kritis dan dirawat intensif di dua rumah sakit berbeda, Selasa (23/5/17).

Usai peristiwa saling bacok antar pendukung, suasana di kawasan Desa Cimareme masih tegang. Bahkan sejumlah pendukung calon kades terlibat saling ancam membunuh. Akibatnya puluhan warga Kampung Sawah Bera, Desa Cimareme termasuk calon kades ketakutan sehingga harus diungsikan ke Aula Mapolres Garut.

Sementara itu, salah seorang calon Kepala Desa Cimareme, Aminudinm, mengakui tragedi saling bacok antar pendukung calon kades kemarin dipicu saling tuduh. Sebelumnya salah satu pendukung calon kades dituduh menggunting verifikasi dan administrasi calon kades yang gagal lolos dalam seleksi.


“Ya, dua orang tim sukses calon kepala desa dilarikan ke dua rumah sakit berbeda karena mengalami luka bacok serius. Salah satu korban dirawat di RSU dr. Slamet Garut, satu lagi dirujuk ke rumah sakit Hasan Sadikin,” ungkapnya. (Andriawan)***

Editor: Kang Cep.

 

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI