Penderita HIV Aids di Garut Terus Bertambah, dr Helmi Ungkap Cara Pencegahan Paling Ampuh

Garut, (GE).- Jumlah penderita HIV dan Aids di Garut terus bertambah. Data yang dimiliki Dinas kesehatan Kabupaten Garut, tiap tahunnya penderita HIV dan Aids terus menunjukkan grafik peningkatan.

Sejak tahun 2013 sampai tahun 2017 jumlahnya mencapai 458 orang. Bahkan di tahun 2018 ada penderita baru yang terpapar HIV sebanyak 81 orang.

Wakil Bupati Garut, dr Helmi Budiman, mengaku prihatin dengan grafik peningkatan penderita HIV dan Aids. Ia berharap semua komponen bisa bersama-sama memerangi penyakit menular ini.


“Mestinya peristiwa ini menjadi peringatan kepada semua orang untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan,” kata Helmi di Halaman Bank BJB, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Garut, Jawa Barat, Sabtu (1/12/18).

Helmi melanjutkan, semestinya meningkatnya penderita HIV dan Aids ini menjadi warning bagi kita. Menurutnya, sebagai generasi muda milenial diharapkan sehat, hebat, cerdas.

“Maka kita harus mewaspadai bahaya narkoba, seks bebas, kekerasan, radikalisme, HIV/AIDS dengan menjauhi cara penularan penyakitnya bukan orangnya,” ucap Wabup.

Ia berharap ke depannya semua komponen bisa bekerja sama untuk memerangi penularan HIV/Aids. Menurutnya, pentakit HIV/Aids hanya bisa dicegah dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

Sementara itu, Ketua Sabanda Sariksa, Bayu mengatakan, kegiatan ini digagas untuk memperingatan hari HIV/Aids se dunia yang jatuh pada 01 Desember tiap tahunnya. Bentuk kegiatannya berupa pengobatan gratis bagi masyarakat.

Selain itu, kata Bayu, kegiatan ino digagas sebagai bentuk kepedulian dan solideritas terhadap penderita HIV/Aids. Ia berharap tak ada lagi diskriminasi bagi penderita HIV/Aids di lingkungan masyarakat.

” Stop stigmatisasi dan diskriminasi terhadap penderita Odha,” pungkasnya. (Yan)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI