Penasaran, Seperti Apa Kegiatan Napi di Rutan Garut Saat Agustusan

KOTA, (GE).- Sebanyak 110 warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Garut mengikuti perlombaan tradisional balap bakiak dalam rangka memeriahkan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di halaman Rutan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kepala Rutan Garut, Ramdani Boy mengatakan, perlombaan itu merupakan kegiatan serentak dilakukan seluruh lembaga pemasyarakatan dan Rutan se-Indonesia dalam rangkaian menyambut Kemerdekaan Indonesia.
“Mereka juga berhak menikmati perayaan kemerdekaan, makanya sekarang kami adakan perlombaan tradisional, seperti lomba terompah panjang ini,” katanya.
Ia menuturkan warga binaan yang mengikuti lomba tersebut tampak antusias mengikutinya dengan gembira.
Selain lomba, kata dia, sebanyak 80 warga binaan menyanyikan lagu Hari Kemerdekaan sebagai ungkapan kecintaannya kepada Negara Indonesia.
“Ada 80 warga binaan juga yang menyanyikan lagu Hari Kemerdekaan sebagai bentuk kecintaan terhadap negara,” katanya.
Ia menambahkan, selain berhak menikmati kemerdekaan Indonesia, para warga binaan yang sudah mendapatkan vonis hukuman berhak mendapatkan remisi.
Ramdani menyebutkan ada 114 orang dari 200 warga binaan di Rutan Kelas II B Garut yang mendapatkan remisi Hari Kemerdekaan Indonesia, tujuh diantaranya langsung bebas bertepatan pada 17 Agustus 2016.
“Ada tujuh orang yang langsung bebas, mereka semuanya punya hak dalam satu tahun ini dapat remisi,” katanya.
Narapidana yang mendapat remisi Kemerdekaan Indonesia berpariasi, mulai dari satu bulan dan paling tinggi tiga bulan.
Remisi tersebut diberikan kepada warga binaan yang sudah berstatus sebagai narapidana dan sudah memenuhi persyaratan tertentu seperti berkelakuan baik selama di dalam Rutan. Farhan SN***