Pemulihan Pascabamjir, Kemenag Pusat Bantu Rehab Masjid Al-Barokah Cikarokrok

PEMULIHAN beberapa wilayah di bantaran sungai Cimanuk yang terkena dampak banjir bandang beberapa waktu, terus dilakukan. Sejumlah bantuan pun masih berdatangan, seiring proses rekontsruksi pemukiman untuk korban.

Kampung Cikarokrok, Desa Sukasenang, Kabupaten Garut adalah salah satu wilayah yang terdampak banjir Cimanuk. Di wilayah ini, ada sebuah sarana ibadah, yakni Masjid Al-Barokah yang tak luput terjangan banjir sehingga diperlukan perbaikan.

Warga Cikarokrok dan sekitarnya saat ini tengah bersyukur. Pasalnya, belum lama ini mendapatkan bantuan dari Kementrian Agama (Kemenag) pusat. Bantuan ini dikhususkan untuk proses perbaikan Masjid Al-Barokah.


Demikian dikatakan Iwan Ridwan yang merupakan Kepala Desa Sukasenang, usai prosesi simbolik peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Barokah bersama Bupati Garut, Rudy Gunawan, di Kampung Cikarokrok, Desa Sekasenang, Kecamatan Banyuresmi, Garut. Minggu (6/11/2016).

“Alhamdulillah, kami dapat bantuan dari Kemenag pusat untuk pembangunan Masjid Al-Barokah. Saya juga sampaikan terima kasih kepada beliau (Bupati Garut/ red.) yang telah bersedia hadir dan melakukan proses simbolis peletakan batu pertama. Meskipun acara ini digelar mendadak, dan pak bupati pun kita undang secara mendadak, namun beliau (Bupati. Red.) ternyata bersedia untuk hadir. Ini benar-benar membukrikan bahwa pak bupati merakyat.” Ungkapnya.

Sementara itu, Pokja Penyuluh pada kantor Kemenag Garut, H. Asep Iwan Kurniawan, berharap jika nanti setelah selesai dibangun fasilitas ibadah (Masjid Al-Barokah) di Kampung Cikarokrok ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Ya, saya mewakili Pak Kepala Kemenag Garut. Harapannya, setelah selesai dibangun nanti sarana ibadah ini dapat digunakan sebaik mungkin. Dengan direhabnya masjid Al-Barokah ini semoga warga lebih bersemangat untuk memakmurkan masjid,” tutur H.Asep. (ER)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI