Pemkab Garut Siapkan Tiga Tempat Relokasi Korban Banjir

KOTA, (GE). –  Pasca  bencana banjir bandang akibat luapan Sungai Cimanuk hingga menghanyutkan ratusan rumah penduduk disekitar sungai, Selasa malam (20/9/16), Pemkab berencana melakukan relokasi bagi para korban. Untuk keperluan tersebut, Pemkab menyiapkan tiga lokasi sebagai pemukiman baru para korban.

Menurut Sekda Garut, Iman Alirahman, ketiga lokasi yang dimaksud adalah, Pamoyanan, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Margawati, Kelurahan Margawati, Kecamatan Garut Kota dan Karangpawitan, Kecamatan Karangpawitan.

“Kami siapkan ketiga lokasi itu, karena ketiganya merupakan tanah negara, sehingga proses administrasinya lebih mudah,” kata Sekda, usai evaluasi tanggap darurat bencana alam banjir di Makodim 0611 Garut, Sabtu malam, (24/9/16).

Namun demikian, imbuh Sekda, proses untuk kepastian relokasi tersebut masih sangat panjang. Dari sisi lokasi, tetap harus melibatkan pihak terkait yang berkompeten secara teknis mengenai kelayakan lahan untuk pemukiman para korban dalam jangka panjang. “Meskipun secara administrasi relatif aman, kita harus melibatkan pihak terkait, dalam hal ini Badan Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (BVMBG) untuk memastikan keamanan lokasi dari bencana dalam jangka panjang,” imbuhnya.


Selanjutnya, kata Iman, mengenai validitas data korban juga harus matang, agar tidak terjadi tumpang tindih dalam implementasinya di lapangan. “Ini penting, karena sangat mungkin akan terjadi perbedaan antara data jumlah kepala keluarga dan jumlah rumah yang hancur, akibat kemungkinan sebelumnya ada yang satu rumah dihuni oleh beberapa keluarga,” ujarnya.

Hal lain yang juga harus diperhatikan, kata Iman, adalah sosialisasi yang intensif kepada para korban, karena bukan tidak mungkin ada diantaranya keberatan untuk direlokasi dengan bernagai alasan. “Harus ada pendekatan dulu dengan mereka, karena mungkin saja ada yang keberatan untuk direlokasi. Atau ada juga kemungkinan yang minta ganti rugi apabila direlokasi,” tandas Iman.

Sebelumnya, terkait rencana pasca tanggap darurat, Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan harus direlokasi. Di tiga lokasi yang disiapkan pemkab tersebut akan dibangun Rumah Susun Sewa (Rusunawa) untuk pemukiman para korban yang kehilangan tempat tnggal akibat banjir. “Dilihat dari lokasi bencana, memang harus direlokasi. Mengenai jumlah yang harus direlokasi, kita akan kaji dulu, mana saja yang bisa dibangun kembali rumahnya dan mana yang harus direlokasi. Kita akan libatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), karena mereka yang mempunyai kebijakan diwilayah sekitar sungai,”tutur Bupati.

Bupati juga mengungkapkan, pada lokasi tepian sungai bekas pemukiman yang terkena bencana nantinya akan dihijaukan. “Agar bantaran sungai bisa makin kuat, akan kita hijaukan. Kalau misalkan ada lahan hak milik, kita akan teliti dan bisa diselesaikan. Tapi kita ingin tidak ada lagi pemukiman dibantaran sungai, dan akan kita hijaukan,” tegas Rudy. (Slamet Timur)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI