Pemkab-DPRD Garut Mulai Intensif Awasi Pekerja Asing di Beberapa Perusahaan

GARUT, (GE).- Isu masuknya tenaga kerja asing ke Indonesia belakangan sempat membuat kegaduhan di beberapa jejaring media sosial. Isu tak yang dinilai tak sedap ini, akhirnya disikapi pihak Pemerintahan Kabupaten Garut.

Baru-baru ini Pemkab bersama Komisi D DPRD Garut mengklaim telah melakukan inventarisasi twehadap tenaga asing yang bekerja disejumlah perusahaan di kabupaten Garut. Menurut Kepala Bidang Hubungan Industri pada Dinas tenaga kerja, sosial dan transmigrasi (Disnakersostrans) Garut, Sutiaman.

Hasil dari pengawasan terhadap salah satu perusahaan terbesar milik investor asing yang beroperasi di Garut yaitu PT.Changsin, tercatat memiliki sedikitnya 11 orang tenaga kerja asing.


“Ya, ini berdasarkan rujukan pada undang undang no.13 tahun 2013, tentang ketenaga kerjaan. Termasuk di dalamnya mengatur tentang tenaga kerja asing.” Ucap Sutiaman. Selasa (21/2/2017).

Dijelaskannya, ke 11 orang tenaga asing yang bekerja untuk PT.Changsin tersebut diketahui berkebangsaan Korea dan Philipina. Mereka bertugas sebagai pelatih di perusahaan tersebut.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan kepemilikan dokumen adminstrasi identitas. Hingga saat ini kepemilikan dokumennya legal dan belum ditemukan adanya dugaan tenaga asing ilegal.” Tukasnya.

Dijelaskannya, sesuai dengan skedul yang telah diagendakan, Pemkab Garut akan melakukan pembinaan atau pengawasan kembali secara intensif terhadap 40 perusahaan yang ada di Garut yang telah mempekerjakan tenaga asing.

“Untuk saat ini, kita belum memiliki data jumlah tenaga asing aecara keseluruhan yang bekerja di sejumlah perusahaan di Kabupaten Garut,” katanya. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI