Pemekaran Garut Selatan Segera Terwujud, Bupati: Tinggal Menunggu Instruksi Pemerintah Pusat

ilustrasi.

GARUT,(GE).- Gonjang-ganjing pemekaran Garut Selatan (Garsel) kembali mengemuka. Kabar terbaru, menurut Pemerintah Daerah (Pemda) Garut, terkait pmekearan Garsel tinggal menunggu intruksi pemerintah pusat. Rencana pemekaran Garut Selatan sendiri telah diusulkan sejak 2004 silam.

“Soal pemekaran Jabar Selatan, Garut (Garut Selatan) sudah selesai, tinggal administrasinya saja,” tutur Bupati Garut, Rudy Gunawan di hadapan sejumlah awak media usai apel pagi di Halaman Setda Garut, Senin (10/9/2018).

Rudy menegaskan, rintisan pemekaran Garsel sudah dimulai sejak 2004 silam. Saat itu di era pemerintahan Bupati Agus Supriadi dimulai, pemekaran wilayah mulai dibahas. Namun dengan berbagai pertimbangan rencana itu belum terealisasikan hingga saat ini.


“Sebenarnya September 2014 Garut lolos (pemekaran) namun karena moratororium (akhirnya ditangguhkan),” tandasnya.

Dijelaskannya, dalam waktu dekat encananya ada tiga wilayah di Jawa Barat bagian selatan yang akan segera dimekarkan menjadi bagian administrasi tersendiri.

“Yang kita ketahui ada Bogor Barat, Garut Selatan dan Sukabumi Selatan,” katanya.

Rudy menyebut, pihaknya mendukung penuh termasuk kesiapan melepas belasan kecamatan di bagian selatan Garut. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerataan pembangunan di wilayah Jawa Barat. “Kita mendukung kan sudah diperdakan,” tukasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyatakan, jumlah penduduk Jawa Barat tercatat ada 48 juta jiwa. Jumlah tersebut merupakan yang terbesar se-Indonesia, tidak sebanding dengan jumlah daerah saat ini, yaitu 27 Kabupaten/ Kota.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kami, membandingkan jumlah penduduk Jawa Timur yang berpenduduk 39 juta jiwa namun memiliki 38 Kota/Kabupaten, begitu pun Sumatera Utara yang hanya memiliki 14 juta jiwa namun memiliki 33 daerah kota/kabupaten.

Dengan jumlahnya saat ini yang mendekati 50 juta jiwa, sudah selayaknya Jawa Barat dimekarkan menjadi 38 wilayah kota/kabupaten administratif.

Perjuangan masyarakat Garut Selatan untuk memisahkan diri dari Kabupaten Garut memang sudah lama, lebih awal dari pembentukan kota Tasik dan Kabupaten Pangandaran, yang baru seumur jagung mekar.

Diawali pembentukan Presidium Masyarakat Garut Selatan, hingga akhirnya menjadi pembahasan Pemda Garut untuk pembentukan kabupaten baru itu.

Saat ini, Garut memiliki 42 kecamatan yang tersebar di wilayah utara, tengah, timur dan selatan, namun seluruh akses pelayanan mulai pendidikan, ekonomi hingga kesehatan, terkesan lebih terpusat di wilayah Garut Kota yang berada di Garut bagian tengah.

Dampaknya, mayoritas masyarakat garsel selalu menggunakan fasilitas pelayanan publik hingga menyeberang ke daerah terdekat seperti Tasikmalaya atau Kabupaten Bandung, karena akses dan fasilitas yang memadai.

Dengan ketimpangan itu, warga yang berada di 16 kecamatan di wilayah selatan Garut, menuntut menjadi daerah kabupaten admistrasi baru. Harapannya, warga Garsel dapat merasakan pemerataan pembangunan. (Tim GE)***

Editor: ER.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI