Pembenahan Pasar Rakyat, Pemkab Garut Kucurkan Dana Rp 6 Miliar Lebih

Drs. Endang Amar, M.Si,

SETELAH menyelesaikan Pasar Limbangan yang sarat konflik. Kini Pemkab Garut sedang berbenah membangun Pasar Wanaraja. Namun belakangan ini, ada 6 pasar rakyat lagi yang akan dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut di Tahun 2016 melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

Berdasarkan data yang dihimpun “GE” pembangunan Pasar Rakyat tersebut didanai melalui DAK luncuran tahun anggaran 2015 dan realisasi penggunaan DAK tahun 2016. Program tersebut masuk pada Bidang Sarana perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Garut pada triwula 1. Pembangunan sudah mulai dilakukan di sejumlah pasar yang telah ditetapkan.

Ditemui di ruang kerjanya, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Garut, Drs. Endang Amar, M. Si, mengatakan DAK 2015 ini sebesar Rp 1.643.649.000. Rincian anggarannya digunakan untuk Pembangunan Pasar Rakyat Desa Karangwangi, Kecamatan Mekarmukti sebesar Rp 940.000.000 dan pembangunan Pasar Rakyat Desa Cijambe Kecamatan Cikelet Rp 580.000.000. Sisanya untuk dana perencanaan 57.600.000, dana pengawasan Rp 46.200.000 dan biaya umum Rp 19.849.000.

Sementara dana yang masuk melalui realisasi DAK tahun 2016 diperuntukkan Pembangunan Pasar Rakyat Desa Cirapuhan Kecamatan Selaawi sebesar Rp 1.800.000.000, Pasar Rakyat Desa Nyalindung, Kecamatan Cisewu sebesar Rp 1.300.000.000 dan Pasar Rakyat Desa Tegalgede, Kecamatan Pakenjeng Rp 967.900.000. Sementara sisanya digunakan untuk perencanaan Rp 144.000.000, pengawasan Rp 137.500.000 dan biaya umum 43.500.000.
Masih menurut Endang Amar, lima pasar rakyat tersebut, di biayai oleh anggaran DAK tahun 2015 dan tahun 2016, sedangkan satu Desa lainnya, yaitu Desa Bannjarwangi, di biayai oleh dana APBD senilai Rp 1.000.000.000 (Satu milyar rupiah). Tetapi, besarnya anggaran untuk biaya pembangunan pasar rakyat itu, masih ada perubahan.

Endang berharap, dengan pembangunan pasar tersebut, bisa menjadikan pasar sebagai lokasi perputaran ekonomi yang nyaman. Jika pasarnya sudah bersih dan nyaman diharapkan perekonomian warga Kabupaten Garut bisa semakin berkembang pesat.

Sejumlah warga menanggapi rencana pembangunan pasar rakyat secara positif. Warga berharap pembangunan itu bisa segera direalisasikan dengan harapan kenyamanan warga saat melaksanakan aktivitas berbelanja dan berniaga bisa dirasakan.

Salah seorang warga dari Desa Cirapuhan, Kecamatan Selaawi, Adang (46), mengaku senang jika Pasar Cirapuhan akan diperbaiki. Pasalnya sudah lama pasar ini belum tersentuh perbaikan. Sehingga banyak pembeli yang enggan berkunjung ke pasar dengan alasan kenyamanan.

Namun dirinya berharap, dalam proses pembangunan pasar Pemkab Garut bisa mempekerjakan warga setempat. Tujuannya agar warga bisa terlibat langsung dalam proses pembangunan. Sehingga warga setempat memiliki rasa kepedulian terhadap pembangunan pasar yang sedang berlangsung. (Useu G Ramdani)***