Pegawai Disdukcapil Garut Kerap Menawarkan Jasa Kilat Pembuatan Dokumen Kependudukan

GARUT, (GE).- Kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kerap dikeluhkan warga Garut. Pasalnya perlakuan warga yang membayar dengan yang menempuh prosedur sangat jauh berbeda. Jika warga yang menempuh prosedur harus menunggu berbulan-bulan untuk membuat KTP, namun bagi warga yang berani membayar pengurusannya hanya satu jam sudah kelar.

Berdasarkan pantauan “GE” pintu masuk menuju Disdukcapil pun kini lebih diperketat. Warga yang akan mengurus administrasi harus langsung menuju ke ruang pelayanan.

Salah seorang warga Garut, Ardiansyah mengatakan dirinya sangat mengapresiasi langkah Tim Saber Pungli dalam memberantas oknum-oknum di dinas pelayanan masyarakat.


“Alhamdulillah, sangat bagus Tim saber pungli, kalau bisa diberantas semua oknum yang melakukan pungutan liar,”

Ardi juga menambahkan, pelayanan di Disdukcapil tidak bersih. Dirinya menuturkan, membuat KTP sejak pertengahan tahun lalau, namun hingga saat ini belum juga mendapat pemberitahuan pengambilan.

Berbeda dengan temannya, yang memilih melalui perantara calo, hanya diproses satu hari langsung jadi.

“Dari pertengahan tahun lalu saya buat KTP, sampai sekarang belum ada panggilan, pas saya datang ke capil terus aja di undur-undur. Kalo teman saya sehari langsung jadi, bayar Rp. 75 ribu ke calo, padahal daftarnya bareng dengan saya,” tegasnya.

Ia juga mengaku, pernah ditawari oknum pegawai Disdukcapil untuk membereskan masalah KTP miliknya. Namun saya tidak mau karena pembuatan KTP itu gratis.

“Pernah ditawarin, sama orang dalem. Bayarnya nawarin 50-100 ribuan sehari langsung jadi, tapi karena tidak punya uang saya lebih memilih cara normal aja,” pungkasnya. (Hakim)***

Editor : Farhan SN

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI