Peduli Kesehatan Lingkungan, Tiga Desa di Kecamatan Selaawi Deklarasikan ODF

SELAAWI,(GE).- Sebagai reaksi kepedulian terhadap lingkungan yang bersih dan sehat, sedikitnya tiga desa di Kecamatan Selaawi secara bersamaan mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF). Ke tiga desa yang peduli akan lingkungan sehat ini meliputi Desa Pelitaasih, Samida serta Desa Putrajawa.

Pendeklarasian ODF tiga desa ini terasa spesial dengan disaksikan langsung orang nomor satu di Kabupaten Garut, yakni Bupati Rudy Gunawan. Open Defecation Free (ODF) atau Sanitasi Tottal Berbasis Masyarakat (STBM) ialah kondisi satu wilayah yang telah dikatagorikan terbebas dari perilaku buang air besar sembarangan.

Prosesi pembacaan deklarasi ODF tiga desa telah berlangsung di halaman kantor Kecamatan Selaawi ini secara simbolik disampaikan oleh tiga orang Kepala Desa stempat dihadapan Bupati Garut, Rudy Gunawan, Sabtu (20/02/2016)’

Amo, Kepala Desa Pelitaasih, Koko, Kepala Desa Samida dan Ismet Kepala Desa Putrajawa saat deklarasi mendapatkan kehormatan sebagai deklarator untuk membacakan beberapa poin deklarasi. Salah satu poin deklarasi tersebut diantaranya, masyarakat ke tiga desa itu menyatakan sudah tidak lagi melakukan Buang Air Besar (BAB) di sembarang tempat. Disamping itu kinidi masing-masih rumah sudah warga sudah dilengkapi sanitasi yang aman bagi kesehatan.

Camat Selaawi, Ridwan Efendi menegaskan, bahwa tiga dari tujuh desa yang ada di Kecamatan yang dipimpinnya, kini sudah menjadi Desa berbasis ODF. Sementara empat desa lainnya akan segera menyusul.

“Tiga desa ini, kini sudah ditetapkan sebagai desa berbasis ODF. Untuk beberapa desa lainnya kita masih mengupayakannya, karena memang terkendala sulitnya pengadaan air bersih. Insya Allah kedepannya semua desa di Selaawi bisa terbebas dari buang air besar sembarangan.” Ungkap Ridwan, disela-sela prosesi deklarasi.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Lingkungan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Eman Suherman,BE., menjelaskan, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)  adalah pendekatan untuk merubah perilaku higiene dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Dikatakannya, komunitas merupakan kelompok masyarakat yang berinteraksi secara sosial berdasarkan kesamaan kebutuhan dan nilai-nilai untuk meraih tujuan.

Open Defecation Free (ODF) adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan. Salah satu pendukung diantaranya,perilaku cuci tangan dengan menggunakan sabun dengan air bersih yang mengalir.” Tandasnya, saat djumpai ‘GE’ di kantornya, belum lama ini.

Dijelaskannya, Pengelolaan Air Minum Rumah Tangga (PAMRT) adalah suatu proses pengolahan, penyimpanan dan pemanfaatan air minum dan air yang digunakan untuk produksi makanan dan keperluan oral lainnya seperti berkumur, sikat gigi, persiapan makanan dan minuman bayi.

Ditambahkannya, sanitasi total adalah kondisi ketika suatu komunitas telah berperilaku sehat. Perilaku hidup sehat yang berbasis ODF itu diantaranya, tidak buang air besar (BAB) sembarangan, mencuci tangan pakai sabun, mengelola air minum dan makanan yang aman, mengelola sampah dengan benar serta mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman.

“Jamban sehat adalah salah satu instrumen penting pembuangan tinja yang efektif untuk memutus mata rantai penularan penyakit.” Tandasnya. (Useu G Ramdani)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN