Pedasnya Harga Cabai Belum Reda, Pedagang di Warungan Terpaksa Menjualnya Seribu Tiga Biji

GARUT,(GE).- Sudah hampir dua bulan harga cabai tidak kunjung turun, bahkan sulit didapat di pedagang kecil. Sulitnya mendapatkan cabai ini diakui oleh Sidqi (23), yang biasa membeli cabai didekat rumahnya di Perum Cimangganten Indah, Kecamatan Tarogong Keler, Kabupaten Garut. Untuk mendapatkan cabai ia harus berkeliling ke sekitar Garut Kota.

“Du, bener-bener, memang sulit didapat, setelah keliling baru saya dapati itu cabai di salah satu warung. Sempet kaget juga, harga cabai yang saya beli di pedagang kecil harganya cukup mahal. Rp 1.000,- per tiga biji, itu pun sudah tidak segar lagi,” ungkapnya. Ahad (22/01/2017)

Mahalnya harga cabai yang hampir satu bulan lebih ini berdampak juga pada warung-warung yang mulai berhenti menyediakan cabai.


Kenaikan harga cabai juga dikeluhkan Odah (45), salah satu pedagang sayuran di bilangan Jalan Cipanas Garut. Ia terpaksa menjual cabai dengan harga yang jauh dari harga standar.

” Ya, mau dibilang apa lagi, cabai benar benar sedang mahal. Saya terpaksa menjualnya dengan harga mahal untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Di pasar juga. selain mahal sulit didapat, jikapun ada kualitasnya juga jelek. (TIM)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI