PC NU Kritisi Objektivitas Mutasi Rotasi Jabatan Eselon 2, 3 dan 4

GARUT, (GE).- Terkait pengangkatan serta penetapan sejumlah pejabat eselon 2, 3 dan 4 kembali menuai kritikan. Bupati dinilai kurang objektif dalam menempatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Pejabat dalam bidang tertentu. Sekertaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Garut, Ir. Deni Ranggajaya, adalah salah satu yang mengkritisi hal ini.Rabu (28/12/2016).

Menurut Deni, ada indikasi penempatan pejabat tidak tidak sesuai dengan kompetensi dan trek rekor nya. Bahkan, pejabat bersangkutan tidak sempat mengikuti tahapan semestinya seperti pendaftaran, assesment dan wawancara tapi bisa mendapat nilai dan diberikan jabatan.

“Padahal masih ada yang melamar dan memiliki trek rekor bagus, berkompetensi lebih tapi tidak ditempatkan di posisi sesuai bidang keahliannya.” Tukasnya.


Dikatakannya, penilaian terhadap para pengisi jabatan selain harus mengacu pada kinerja, prestasi dan profesi. Juga harus dperhitungkan nilai moraltas SDM nya. “Misalnya, seseorang itu sempat menjadi Kabid atau Kasi tertentu. nah itu pun saya kira harus menjadi salah satu indikator penilaian, ” katanya.

Deni menegaskan, pihaknya akan mendesak DPRD Garut untuk melakukan investigasi terhadap kemungkinan adanya permainan uang, atau unsur lainnya, yang membuat keputusan penempatan jabatan tidak objektif.

”Jika dalam pelantikan tersebut ada pejabat yang dilantik padahal tidak mengikuti prosedur yang seharusnya, maka kami akan mendesak dewan untuk melakukan investigasi,” tegasnya. (Jay).***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI