Pasukan ‘Drum Blek’ Meriahkan HUT RI 72 di Bayongbong

Kepala Desa Banjarsari, Ujang Supriatna berfoto bersama Pasukan "Drum Blek" saat acara karnaval menyambut HUT RI di Stadion Desa Banjarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Rabu,(16/08/2017)./foto: Useu G Ramdhani/GE.

GARUT, (GE).- Dengan bermodalkan kaleng bekas biskuit (blek/ bahsa sunda) sejumlah ibu ibu yang bernaggotakan 20 orang membentuk sebuah grupparade musih yang mereka sebut “Drum Blek”. Dengan dikomandoi seorang dirigen, tak ubahnya grup ‘Drum Blek’ ini mirip sebuah grup drum band. Mungkin saja penamaan grup musik dengan alat perkusi dari barang bekas ini merupakan pelesetan dari drum band.

Penampilan pasukan ‘Drum Blek’ ini merupakan bagian dari cara warga di kawasan Desa Banjarsari, Kecamatan Bayongbong Garut dalam memeriahkan HUT RI ke 72. Rancaknya tetabuhan serta kekompakan para ibu ubu menabuh alat sederhana ini sontak membuat warga yang menyaksikan tampak terhibur.

Aksi ibu-ibu kreatif ini berlangsung saat kernaval penyambutan HUT RI Ke-72 yang digelar di Desa Banjarsari, Rabu,(16/08/2017). Dengan nada penuh semangat, salah seorang anggota “Drum Blek” Elis (57) menuturkan, pasukan ini sudah ada selama 22 tahun.


“Setiap ada acara karnaval menyambut HUT RI, kami pasti tampil” katanya.

Nada-nada yang berasal dari tetabuhan blek biskuit ini pun dirangkai sedemikian rupa, sehingga menghasilkan alunan musik membentuk irama lagu, seperti lagu-lagu nasional dan lagu-lagu lainnya.

Kepala Desa Banjarsari, Ujang Supriatna memuji penampilan kreatif warganya tersebut. Menurutnya, selain menghibur, itu semua mencerminkan kekompakan dan antusias tinggi warganya dalam momen menyambut HUT RI.

“Ya, warga Desa Banjarsari terkenal sangat kompak dalam kegiatan-kegiatan seperti itu. Mudah-mudahan setiap tahunnya ide-ide kreatif warga Desa Banjarsari bisa semakin bertambah. Kita berharap kegiatan seperti ini bisa lebih meriah lagi,” katanya. (Useu G Ramdani)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI