Pasca Banjir Bandang, WOM Finance Bantu Perbaiki Sarana Belajar di SLBN-B Garut

TARKI, (GE).- Banjir bandang Sungai Cimanuk pada 20 September 2016 lalu, masih menyisakan perhatian masyarakat. PT. Wahana Otomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) salah satunya, yang memberikan perhatian untuk bidang pendidikan dengan melakukan revitalisasi untuk Sekolah Luar Biasa Negeri Bagian B (SLBN-B) di Jalan Cimanuk No. 62, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut.

Dalam program revitalisasi tersebut, WOM Finance memberikan bantuan berupa fasilitas sekolah seperti alat perpustakaan dan alat praktek siswa, termasuk meja kursi belajar. “Pada saat bencana lalu (tanggap darurat-red) WOM Finance sudah memberikan bantuan ke banyak Posko bencana, maupun door to door langsung ke korban. Jadi kali ini kami berikan bantuan untuk revitalisasi pasca banjir,” terang Selvi Agustina, selaku Kepala WOM Finance Cabang Garut.

Perusaahaan jasa keuangan dan pembiayaan kredit kendaraan bermotor itu, menyerahkan bantuan langsung di SLBN yang lokasinya bersebelahan dengan RSU dr. Slamet Garut, Sabtu (12/11/2016). Selain memberikan bantuan peralatan perpustakaan dan peralatan praktek, perusahaan juga memberikan hiburan musik dan permainan kepada siswa dan orang tua siswa yang terkena dampak banjir.” Kali ini selain memberikan bantuan peralatan, kita juga menghibur para korban agar tidak trauma banjir,” ujar Selvi.


Ditambahkan Selvi, akibat banjir bandang Sungai Cimanuk tersebut, setidaknya ada 15 konsumen perushaannya yang menjadi korban. Oleh karena itu pihaknya langsung memberikan bantuan keuangan dan barang kebutuhan sehari-hari. Sedangkan untuk kendaraan milik korban yang hilang akibat banjir, pihaknya telah mengasuransikan dan memberikan keringanan kredit.

Sementara itu, Ekanto Wijono Sunu, selaku Chief Human Capital Officer PT. WOM Finance, mengatakan, dengan program revitalisasi ini, diharapkan dapat mendorong anak didik lebih termotivasi dan lebih giat belajar.” Akibat bencana alam ini sebagian besar peralatan praktek rusak. Melalui perbaikan dan penyediaan peralatan yang baru ini diharapkan dapat menciptakan kondisi belajar mengajar yang lebih kondusif. Sehingga seluruh anak lebih terjaga motivasinya,” katanya. (Dhief)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI