Pasangan Mesum di Cipanas Terjaring Razia dalam Keadaan Bugil

SALAH seorang pasangan mesum (Berselimut) saat diamankan petugas dalam razia Pekat di Kawasan Cipanas, Garut, Jawa Barat, Jumat (11/8/17).*

GARUT, (GE).- Untuk mengurangi tingkat kemaksiatan di wilayah Kabupaten Garut, petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Polisi, TNI, BNN serta Dinas Sosial Kabupaten Garut, menggelar operasi penyakit masyarakat (Pekat). Dalam operasi yang berlangsung Jumat malam (11/08/2017), petugas mengamankan beberapa pasangan yang diduga bukan suami istri.

Pasangan mesum ini, terjaring petugas di beberapa penginapan kelas melati yang berlokasi di Garut Kota dan area Cipanas. Beberapa diantaranya dipergoki petugas di dalam kamar dengan keadaan setengah bugil. Bahkan salah seorang pasangan bukan suami istri yang berada dalam kamar penginapan di Cipanas ini, belum sempat mengenakan pakaian saat tim gabungan masuk ke dalam kamar.

Sang wanita akhirnya mengenakan selimut seadanya ketika dipaksa ke luar dari dalam kamar mandi. Sedangkan laki-laki yang menjadi pasangannya hanya bisa duduk terdiam tanpa banyak bicara di atas tempat tidur.


Di dalam kamar itu, petugas mengamankan sejumlah barang bukti pakaian dalam keduanya. Untuk pemeriksaan dan pembinaan lebih lanjut, pasangan inipun di giring petugas ke dalam mobil dan kemudian diangkut ke kantor Satpol PP Garut.

Kepala bidang penegakan perda Pol PP Garut, Frederico, mengatakan, selain pasangan yang kedapatan setengah bugil ini, beberapa pasangan lainnyapun ikut di amankan. Jumlah warga yang terjaring razia kali ini sebanyak Sebanyak 36 orang.

Mereka diduga bukan pasangan resmi atau sudah menikah. Dari jumlah tersabut, 19 diantaranya merupakan perempuan, dan sisanya laki-laki.

“Kalau terbukti bukan pasangan yang resmi, setelah didata mereka akan di berikan pengarahan dari Dinas Sosial dan tentunya akan di tindak sesuai aturan yang ada,” ujar Federico, Sabtu (12/8/17).

Disamping puluhan warga yang terjaring razia, ratusan botol miras yang berasal dari beberapa kiospun ikut diamankan. Bahkan ada salah satu kios yang menimbun minuman keras dikubur di dalam tanah. (Useu G Ramdani)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI