Panwaslu : Anggaran Rp 13 Miliar Disiapkan untuk Pilkada Garut 2018

GARUT, (GE).- Baru-baru ini Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Garut masih menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pencairan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri, mengatakan NPHD untuk Panwaslu sudah diajukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ke Pemkab Garut.

“Sudah ada titik terang untuk anggaran. Kami sudah bertemu dengan Bupati. Harus beres RAB dulu, baru NPHD,” ucap Heri di Kantor KPU Garut, Rabu (30/8/17).

Dikatakannya, besaran dana yang sudah disetujui untuk Panwaslu, sebesar Rp 13 miliar. Pencairan anggaran rencananya akan dilakukan Pemkab Garut dalam dua termen.


“Tahun ini akan dicairkan dulu Rp 5 miliar. Sisanya sebesar Rp 8 miliar pada tahun 2018,” katanya.

Menurutnya, kebutuhan anggaran sangat mendesak, karensa diperlukan untuk merekrut panitia pengawas kecamatan hingga panitia pengawas di tingkat TPS. Perekrutan akan dimulai pada pertengahan September 2017.

“Untuk tingkat kecamatan ada tiga orang dan di TPS satu orang. Jadi nanti setiap TPS akan diawasi jika terjadi kecurangan,” katanya. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI