Panwascam Wanaraja: Masyarakat Berperanan penting dalam Fungsi Pengawasan Pemilu

GARUT, (GE).- Menjelang dihelatnya pilkada serentak pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang, belum lama ini komisioner Panwaslu Kecamatan Wanaraja menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif. Dalam sosialisasi ini sejumlah elemen masyarakat tampak hadir mengkuti acara tersebut.

Menurut Komisioner Panwaslu Kecamatan Wanaraja, Asep Burhanudin, gelaran acara tersebut bertujuan memunculkan peran aktif masyarakat dalam fungsi pengawasan pemilukada serentak. Disamping itu sosialisasi ini juga salah satu upaya untuk mencapai Pemilukada yang berkualitas serta berintegritas.

Dikatakannya, jenis partisipasi masyarakat tersebut dapat dilakukan dalam beberapa bentuk, antara lain melalui sosialisasi Pemilu dan pendidikan politik bagi pemilih. Dengan demikian, menurut ketua Panwascam Wanaraja yang juga divisi pencegahan dan hubungan antar lembaga ini, pihaknya memiliki peran meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi penyelenggaran pemilu yang bersih, jujur dan berkeadilan.


“Slogan kita ” Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakan Keadilan Pemilu,” disitu tegas, bagaimana masyarakat memiliki peran penting untuk ikut serta berperan aktif dalam pengawasan. Hal ini kita harapkan dapat memperkuat kapasitas pengawasan melalui sosialisasi yang kita suguhkan hari ini. Beberapa elemen baik dari unsur pemerintahan, MUI, BPD, tokoh masyarakat dan juga karang taruna yang kita hadirkan, nantinya akan menjadi jembatan pencerah ditengah masyarakat,” ungkapnya.

Dijelaskannya, Undang-Undang Nomor.10 Tahun 2016, Peraturan Bawaslu RI Nomor 2 Tahun 2013, Peraturan Bawaslu RI Nomor 2 Tahun 2015, dapat digunakan sebagai pedoman pengawasan dalam setiap tahapan Pilkada.

“Sedangkan objek yang kita awasi nantinya ada pada Peraturan KPU No 1 tahun 2017. Jadi jelas, kita bekerja on the track pada rambu rambu atau regulasi yang telah ditetapkan. Ada beberapa inti tujuan dari digelarnya acara sosialisasi kali ini. Diantaranya, memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menggunakan hak pilih, teknis penyelenggaraan dan pengawasan, pemahaman terkait mekanisme penanganan pelanggaran, serta mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018,” urainya.

Pada acara yang berlangsung di sekretariat Panwaslu Kecamatan Wanaraja, Minggu (4/2/2018) tersebut, juga digelar sesi dialog terbuka. Beberapa undangan yang hadir berkesempatan untuk menyampaikan pertanyaan. Berdasarkan pada regulasi, semua pertanyaan dapat dijawab apik oleh komisioner Bawaslu Kabupaten Garut, Ahmad Nurul Sahid yang hadir sebagai pemateri. (Doni Melody)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI