Pantang Menunda Pekerjaan

BARU menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), Dik Dik Hendrajaya, terus melakukan pembenahan kepegawaian. Di bawah kepemimpinannya Diskominfo memiliki target penyebaran informasi dan teknologi sampai ke tingkat desa.

Dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul, Dik Dik Hendrajaya, memiliki kedekatan khusus dengan para wartawan. Sehingga tak salah jika Bupati Garut, H. Rudy Gunawan, memilih dirinya sebgai Kadiskominfo.

Menurut Dik Dik, program Diskominfo mengacu pada Perda nomer 9 tahun 2014. Sebagai organisasi pemerintahan yang baru memiliki tugas pengembangan program informasi dan teknologi.

Program yang kini sedang diusungnya meliputi, satu program suprastruktur yang meliputi kebijakan perencanaan, SDM, kelembagaan, anggaran dan prosedur. Kedua program infrastruktur meliputi pengolahan komunikasi dan data. Ketiga program Infrastruktur data dan keempat program insfrastruktur aplikasi.

Melalui keempat program tersebut, Dik Dik berharap mampu menciptakan teknologi unggulan di Kabupaten Garut. Untuk mewujudkan ambisi itu, kini Dik Dik, telah melakukan rekruitmen pegawai agar bisa mengembangkan teknologi unggulan. Bahkan dirinya berkeinginan jika informasi dan teknologi bisa menyentuh sampai ke tingkat desa.

Selain itu, kini Dik Dik pun tengah merancang program khusus agar aplikasi data di tingkat Desa, Kecamatan dan Dinas di Kabupaten bisa tersaji melalui situs website. Dengan metode seperti ini, keterbukaan publik bisa tetap terjaga. Sehingga inti dari open manajemen di Pemkab Garut bisa terlaksana.

Selain itu, dalam waktu dekat, Diskominfo sedang giat memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait penggunaan mobil pintar. Dengan mobil ini, sekolah yang ada di pelosok bisa berselancar dengan internet. Pasalnya di dalam mobil ini disediakan beberapa unit komputer yang sudah terhubung dengan internet.

Bahkan Diskominfo pun ikut terlibat dalam mewujudkan pemerintahan yang akuntabel. Dalam pelaksanaannya, Diskominfo telah mendata dan membuatkan website bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Di luar pekerjaannya, ayah dua orang anak ini, ternyata memiliki rasa tanggung jawab tinggi terhadap keluarganya. Di tengah-tengah kesibukkannya menjalani karier, urusan keluarga selalu diperhatikannya. Bahkan di saat hari libur di akhir pekan, dirinya kerap berkumpul bersama keluarga. Tujuannya tak lain agar istri dan anaknya bisa berkeluh kesah kepada dirinya sebagai kepala keluarga.

Dengan cara seperti itu, kata penggemar kuliner ekstrim jengkol ini, semua permasalahan keluarga dapat diatasinya. Bahkan melalui forum keluarga tersebut, kedua orang anaknya memiliki kemampuan untuk menyampaikan pendapat.

Baginya, menjalani karier sebagai pejabat pemerintah daerah tanpa harus mengesampingkan urusan keluarga. Malahan, dengan dukungan keluarga, kariernya sebagai pejabat pemerintah akan mendapat dukungan dan motivasi.

Saat ditanya terkait kiat suksesnya dalam menempuh karier, Dik Dik dengan tegas dirinya tak pernah menunda-nunda pekerjaan. Menurutnya, saat menunda-nunda satu pekerjaan maka akan merembet ke pekerjaan lainnya. Akhirnya banyak tugas yang seharusnya dapat diselesaikan malah terbengkalai. (Farhan SN)***