Pantai Selatan Dinilai Membahayakan, Pemkab Berencana Membuat Kolam Khusus Berenang

SUASANA pesisir Pantai Santolo saat musim libur lebaran, belum lama ini./Foto: Kang Cep/GE.

GARUT, (GE).-  Sepanjang tahun 2017 tercatat ada empat kasus wisatawan yang menjadi korban digulung ganasnya ombak pantai selatan. Dalam empat kejadian tersebut 9 korban harus meregang nyawa.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Garut, Rudy Gunawan angkat bicara. Bupati menghimbau kepada wisatawan yang berdarmawisata ke pantai selatan harus memahami karakter laut di selatan Garut tersebut. Rudy menyebut, khusus untuk Pantai Santolo masih bisa digunakan berenang, namun di sisi pantainya.

“Ya memang Rancabuaya itu tidak boleh berenang. Namun untuk di Santolo bisa digunakan berenang, namun dengan catatan. Di setiap pantai sudah dipasang plang larangan berenang. Cuma memang tidak banyak,” ujar Rudy, Senin (22/5/17).


Dijelaskannya, Pemkab Garut tidak merekomendasikan untuk berenang di wilayah pantai selatan. Di Santolo pun hanya bisa di pinggir pantai untuk berenang.

“Kami akan memberikan peringatan kepada mereka (wisatawan),” tukasnya.

Diakuinya, di pantai selatan Garut yang terbentang sepanjang 84 kilometer memang masih kurang petugas balawisata (penjaga pantai). ” Meski kecil, untuk korban jiwa di Rancabuaya itu kami berikan asurans,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Garut, Budi Gan gan, mengatakan hingga kini total petugas balawista yang dimiliki Garut hanya 40 orang. Jumlah tersebut tak hanya di wilayah pantai saja, namun di beberapa objek wisata lain.

“Ada di Bagendit, Cipanas karena lokasi wisata air itu ada potensi bahaya,” ucap Budi melalui sambungan telepon.

Dengan jumlah balawista yang terbatas, tutur dia, tak dapat mencakup besarnya wilayah pantai di Garut. Pihaknya pun merencanakan untuk merekrut relawan menjadi balawista.

Sementara itu, untuk korban yang terbawa hanyut pantai selatan, lanjut dia, Pemkab Garut telah menyiapkan asuransi. Besarannya Rp 10 juta per jiwa. Pihaknya berharap kasus serupa tak kembali terulang jika wisatawan juga mementingkan keselamatan diri.

“Plang larangan berenang sudah kami pasang. Harus mengikuti imbauan terutama dari warga sekitar yang lebih tahu karakteristiknya. Untuk mengantisipasi jatuh korban, Pemkab Garut sudah berencana membuat kolam laut di Santolo dan Rancabuaya,” ungkapnya. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI