Pameran Seni Rupa Terapung, Sebuah Pesan dari Para Perupa di Atas Situ Bagendit

SEJUMLAH karya seni rupa hasil goresan kanfas perupa Garut dipamerkan di atas rakit di kawasan wisata Situ Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Kamis (26/04/2018)/ foto: Andri/GE.***

GARUT, (GE).- Sebagai wujud ekspresi kepedulian terhadap kepariwisataan di Kabupaten Garut, baru-baru ini, sejumlah seniman lukis (perupa) menggelar pameran seni rupa yang terbilang langka. Mereka menggelar karya seninya di atas Situ Bagendit. Sejak dibukanya pameran, tampak area Situ Bagendit menjadi penuh warna dengan karya seni eksotis para seniman.

SALAH seorang seniman lukis Garut, tampak membuat sketsa lukisan dalam gelaran pameran terapung di kawasan Situ Bagendit, Garut, Kamis (26/04/2018)/ foto: Andri/GE.***

Gelaran kegiatan para seniman ini dibuka pada hari Kamis (28/04/18). Rencanaya,seni rupa terapung ini akan digelar hingga hari Minggu (29/04/18). Menurut panitia penyelenggara acara tersebut merupkan salah satu inovasi untuk mempromosikan pariwisata Garut, khususnya Situ Bagendit yang dikenal legendaris itu.

Dengan digelarnya pameran seni rupa terapung ini, tentunya mejadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung kawasan Situ Bagendit yang terletak di Kawasan Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut.

Beberapa penari tak mnyia-nyiakan kesempatan untuk berswafoto dengan latar lukisan dan eksotisnya Situ Bagendit, Kamis (26/04/2018)/ foto: Andri/GE.***

Gelaran pameran seni rupa terapung ini yang digagas Komunitas Seni Rupa Garut merupakan yang perdana di Garut. Tak heran, kegiatan ini mendapat perhatian khusus dari para wisatwan yang berkunjung ke destinasi wisata Situ Bagendit.

Para pengunjung mengaku senang bisa mengunjugi saat digelarnya pameran langka di atas Situ Bagendit. Momen langka ini tentunya tidak disia-siakan para pengunjung. Apalagi kalau bukan berswafoto dengan latar belakang pemandangan alam Situ Bagendit plus sejumlah lukisan yang dipajang di atas rakit rakit yang terapung.

“Bagus baget. Indah pokoknya, ini sangat langka. Lukisan kan biasanya dipamerkan di galeri. Ini digelar di atas danau, sehingga menambah keindahan Situ Bagendit,” tutur Rani Umi Fadilah, seraya sibuk ber-sefie ria dengan smartphone-nya.

Untuk bisa menikmati keindahan Situ Bagendit, plus pameran seni lukis terapung ini, pengunjung hanya dikenakan tiket Rp 10.000 per orang. Selain bisa menikmati pameran seni rupa terapung, dengan tiket Rp. 10.000 itu pengunjung juga dapar berkeliling menikmati Situ Bagendit dengan menumpang rakit bambu yang telah disediakan.

Menurut Ketua Pelaksana Pameran Lukisan Terapung, Bimo Dado, ada pesan yang ingin disampaikan oleh para seniman melalui karya seni rupa. Salah satunya adalah mepromosikan kawasan wisata Garut, khsusnya Situ Bagendit.

“Ada pesan yang ingin disampaikan oleh para seniman (pelukis). Diantaranya untuk mempromosikan kawasan wisata Garut. Salah satunya Situ Bagendit. Kita juga berharap para hasil karya perupa di Garut bisa tereksplor dan bisa lebih dikenal luas,” katanya. (Andri)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI