Organisasi Sayap PKB Garut Hormati Keputusan KPU dan Menuntut Para Pihak yang Telah Memberikan Informasi Palsu

GARUT- GEMASABA yang merupakan organisasi sayap PKB Kabupaten Garut mengaku menghormati hasil keputusan KPUD Garut. Bahkan secara khusus Gemasaba mengucapkan selamat kepada KPUD Garut dan mengapresiasi hasil kinerja walupun calon yang diusungnya tidak lolos.

Selain itu, Gemasaba Kabupaten Garut, akan menuntut para pihak yang telah merugikan PKB. Sehingga saat ini PKB tidak bisa mengirimkan kader terbaiknya untuk ikut di ajang Pilkada Garut tahun 2018.

Ketua Gemasaba Kabupaten Garut, Irfan Afriansyah mengatakan pada hari ini tanggal 12 Febuari 2018 KPU Kabupaten Garut telah mengumumkan penetapan pasangan calon Bupati yang lolos dari penilaian KPU Kabupaten Garut. Ada 4 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Garut yang mengikuti kontestasi pesta demokrasi Pilkada.


Namun ia menyayangkan usungan dari PKB tak bisa lolos karena kekurangan persyaratan. Ia mengaku, sebelumnya telah memprediksikan tidak lolosnya usungan PKB. Karena sejak awal dari calon tidak ada komunikasi dan tidak ada keterbukaan informasi yang sbenarnya.

Sehingga, ujar Irfan, berbagai masukan tidak menjadi pertimbangan dalam penentuan pasangan yang diusung oleh partai PKB. Bahkan seakan ada sesuatu yang dirahasiakan. Jadi sangat wajar kalau KPU bersikap tegas atas kekurangan berkas persyaratan pasangan Agus-Imas ini.

Menindak lanjuti keputusan KPU tersebut, kata Irfan, maka organisasi sayap PKB Gemasaba menuntut Pengurus PKB dari tingkatan DPC, DPW dan DPP harus mengambil sikap, dan langkah langkah strategis untuk Kabupaten Garut ke depan. Sehingga peristiwa memalukan seperti ini tidak terulang dalam Pilkada Kabupaten Garut ke depan.

Selain itu, Gemasaba menuntut dan meminta pertanggungjawaban pihak-pihak yang telah merugikan partai PKB Kabupaten Garut, yang memberi informasi Palsu. Sehingga kebesaran PKB tercoreng karena usungannya tak lolos. Padahal PKB memiliki lima kursi di DPRD Garut.

Para pihak yang akan dituntut Gemasaba antara lain, Partai Demokrat Garut, Ketua Demokrat Garut Ahmad Bajuri, Agus Supriadi dan Imas Aan Ubudiah. Selain itu ada juga beberapa nama kader PKB yang diyakini tidak berkonsultasi dengan DPC PKB Garut yang lebih tau peta politik daerah dalam penentua calon kepala daerah. (Mahesa Hastama Ibrahim)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI