Organda Mengeluh, Dishub Kesulitan Awasi Transportasi Umum Online

ILUSTRASI

GARUT, (GE).- Organisasi angkutan darat (Organda) Kabupaten Garut menduga, saat ini sudah ada aktivitas transportasi berbasis daring (dalam jaringan/ online) di Garut tanpa menggunakan atribut sebagai identitas diri perusahaan.

Menyikapi hal tersebut, Organda mendesak pemerintah daerah tidak hanya menyatakan larangan, tetapi dapat turun langsung kemudian menindak tegas orang yang menjalankan usaha transporasi berbasis daring itu.

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishgub) Garut sendiri mengaku kesulitan mengawasi keberadaan transportasi umum berbasis online yang berada dibawah perusahaan Gojek. Gojek sendiri ditenggarai telah beroperasi menjalankan usahanya di wilayah Garut.


“Kami kesulitan melakukan pengawasan dan tindakan,” kata Kepala Dishub Garut, Suherman, Kamis (10/8/17).

Diungkapkannya, transportasi umum berbasis online di Garut sendiri telah dinyatakan dilarang beroperasi oleh Bupati Garut.

“Telah disampaikan Pak Bupati, dan itu tidak bisa diizinkan. Jika ada masyarakat yang melakukan usaha tranportasi daring itu, sulit untuk dilakukan penindakan karena tidak ada identitas diri yang menjadi alat bukti,” ujarnya.

Sementara kabar yang berkembang di masyarakat, mereka menjalankan usahanya tanpa menggunakan atribut atau identitas diri perusahaan, bahkan pemesanannya secara daring.

“Sekarang memakai alat tekonologi pemesanannya, saat beroperasi mereka tidak pakai atribut, saat akan ditindak, bisa saja bukan orangnya,” tukasnya. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI