Ombak Pantai Karangpapak Terjang Dua Warga Bandung, Seorang Hilang

KAWASAN PANTAI SELATAN GARUT

CIKELET, (GE).- Nasib naas dialami dua warga Bandung yang diterjang ombak Pantai Karangpapak yang masuk kawasan Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Garut, Jawa Barat, Selasa (17/11/2015) sekitar pukul 15.30 WIB.

Satu di antaranya berhasil menyelamatkan diri sedangkan satunya lagi hingga saat ini belum berhasil ditemukan.

Menurut Danramil Cikelet, Kapten Inf. Didi, Muspika dibatu warga hingga kini masih terus melakukan pencarian terhadap salah seorang warga Bandung yang terseret ombak Pantai Karang Papak. Saat itu kedua warga Bandung yang kemudian diketahui bernama Yusuf (20) dan Panji (19), keduanya asal Kampung Ciparang, Desa/Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat sedang bermain bola di pinggir pantai.

“Saat keduanya sedang asyik main bola, tiba-tiba ada ombak besar yang menerjang dan menyeret bola ke bagian tengah. Yusuf dan Panji berusaha mengejar bola akan tetapi mereka malah ikut terseret ke bagian tengah,” ujar Didi.

Dikatakan Didi, Panji saat itu berhasil menyelamatkan diri dan kembali ke pinggir pantai. Sedangkan Yusuf terus terseret dan tergulung ombak dan hingga kini masih belum berhasil ditemukan. Dengan dibantu warga, Muspika dan Polairud setempat terus melakukann upaya pencarian akan tetapi hingga Rabu petang belum berhasil menemukannya.

“Kemungkinan tubuh korban menyangkut di karang atau bebatuan di sekitar pantai. Hal ini membuat korban sulit sekali untuk ditemukan meskipun pencarian terus dilakukan,” katanya.
Menurut Danramil, di kawasan bentangan pantai di Cikelet selama ini memang sering terjadi kecelakaan bahkan tak sedikit yang mengakibatkan korban jiwa. Hal ini dikarenakan ombak di kawasan pantai tersebut yang cenderung besar sehingga bisa sangat membahayakan.

“Rambu-rambu peringatan di sekitar pantai sangat minim. Padahal itu diperlukan untuk memberikan peringatan akan bahayanya berenang di area yang memang berbahaya ini. Meski demikian, saya menyiagakan Babinsa di sana untuk memberikan peringatan kepada masyarakat agar tidak kembali jatuh korban,” jelasnya. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN