Obor PON XIX Nginap di Garut, Bupati : Ini Sejarah Baru

KOTA, (GE).- Api PON XIX datang di Garut tepat pukul 19.00 WIB. Kedatangan api PON tersebut telah disambut ribuan warga Garut yang memenuhi sepanjang jalan obor api PON diarak.

Setibanya di Jalan Ciledug, obor api PON diarak sepajang 2,5 KM. Rutenya dari Jalan Ciledug menuju Pendopo Garut. Atlet asal Garut, Syaripudin mendapatkan kesempatan untuk membawa obor yang diterimanya dari atlet nasional asal Tasikmalaya.

Kemudian obor api PON diserahkan kepada Bupati Garut, Rudy Gunawan di Babancong dengan iringan acara seremonial. Obor tersebut saat ini dibiarkan terus menyala diarea Babancong. Rencananya besok hari sekira pukul 07.00 WIB obor tersebut akan kembali diarak dari Babancong menuju Simpanglima Tarogong Kidul. Nantinya obor tersebut akan diserahkan kepada atlet Sumedang untuk diarak di sana.

Bupati Garut Rudy Gunawan menyambut baik datangnya obor api PON di Garut. Menurutnya kegiatan tersebut merupakan sejarah. Meski di Garut tidak bisa melangsungkan pertandingan namun animo masyarakat untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan PON tetap tinggi.

“Memang di Garut belum ada sarana yang memadai untuk menyelenggarakan pertandingan sekelas PON. Namun dukungan penuh tentunya akan diberikan baik oleh Pemkab Garut atau pun masyarakat,” kata Rudy usai menerima obor api PON di area Babancong, Kamis (8/9/2016).

Rudy melanjutkan, meski tidak bisa menyelenggarakan PON di Garut namun 30 atlet asal Garut siap mewujudkan ambisi Jabar kahiji. Apalagi atlet pencak silat Garut telah banyak berbicara hingga di tingkat nasiinal. Jadi wajar sajar uporia warga Garut nampak antusias menyambut obor PON XIX ini.

Rudy berharap, kedepannya sarana olah raga di Garut bisa terus diperbaiki. Mengingat banyak potensi yang bisa dikembangkan.

Ia mencontohkan, seperti di Situ Bagendit bisa digunakan untuk dayung dan jet sky. Kemudian di Cibeureum Samarang bisa digunakan balap sepeda dunhil. Dan masih banyak lagi tempat-tempat yang bisa dioptimalkan untuk pertandingan. (Farhan SN)***