Nyaris Dihakimi Massa, Wanita Disangka Culik Ternyata Pasien Poli Jiwa RSU. dr. Slamet

WANITA paruh baya yang belum diketahui identitasnya diduga sebagai pelaku penculikkan. (Donimelodisurya/GE)**
*

GARUT, (GE).- Warga Kecamatan Sukawening digegerkan oleh seorang wanita yang diamankan Polsek Sukawening. Wanita berkerudung itu dituding penculik anak oleh warga setempat.

Untuk menghindari amukan massa, jajaran Polsek Sukawening akhirnya mengamankan wanita yang belakangan ini diketahui namanya Nengsih alias eneng. Bahkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, Nengsih dievakuasi ke Mapolres karena massa yang datang ke Mapolsek Sukawening semakin berjubel.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, “GE”, Nengsih merupakan anak Mii (80). Nengsih sudah bercerai sejak 13 tahun yang lalu. Ia memiliki seorang anak yang masih duduk di bangku SMP.

surat keterangan bukti sedang berobat di Poli Jiwa RSUD dr. Slamet Garut.*

“Dia bukan culik. Tapi pasien Poli Jiwa RSU. dr. Slamet Garut. Meninggalkan rumah sudah tiga minggu yang lalu,” ujar Bidang Advokasi P2TP2A Garut, Nita K Wijaya, Jumat (24/3/2017).

Menurut nita, Nengsih menderita sakit jiwa sejak setahun yang lalu. Berdasarkan pemeriksaan dokter, Nengsih menderita keterbelakangan mental.

Diberitakan sebelumnya, Halaman Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mendadak dipenuhi kerumunan warga yang ingin melihat langsung seorang terduga pelaku tindak penculikan yang berhasil ditangkap jajaran Polsek Sukawening, Kamis (23/3/17) sore.

Seorang perempuan paruh baya, terpaksa digelandang polisi setelah sebelumnya tertangkap tangan diduga hendak melakukan tindak penculikan terhadap Mia (12) asal Kampung Tegal Awi, Desa Sukamukti, Kecamatan Sukawening. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI