Normalisasi Banjir Rancaekek Membutuhkan Waktu 5 Tahun

GARUT, (GE).- Banjir Kahatex Rancaaekek, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, tidak hanya menggangu ekonomi masyarakat. Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, juga mengaku semnat menjadi korban banjir Rancaekek saat melakukan kunjungan kerja ke Tasikmalaya.

“Saya sempat terjebak banjir di Rancaekek saat melakukan kunjungan kerja ke Tasikmalaya, yang akhirnya terpaksa Saya dan rombongan mengurungkan niat untuk meneruskan perjalanan ke Tasik dan balik lagi ke Bandung,” ungkap Dedi saat menghadiri Sosialisasi Ecovillage di Kecamatan Garutkota, Kabupaten Garut, Kamis (23/3/17).

Deddy menjelaskan, untuk mengatasi persoalan banjir Rancaekek ada tiga sungai perlu dinormalisasi.


“Untuk normalisasi ketiga sungai di daerah Rancaekek dibutuhkan waktu tidak sebentar. Setidaknya butuh waktu lima,” terangnya.

Namun, Deddy memastikan, Pemprov Jabar melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), sudah bekerja selama enam bulan untuk mengoptimalisasikan ketiga sungai tersebut dengan menelan anggaran mencapai Rp 559 miliar.

“Saya harap warga bersabar. Karena proses pengerjaan normalisasi banjir Rancaekek itu tidak bisa instan, tetapi memerlukan waktu yang lama. Untuk proses perencanaannya saja membutuhkan waktu dua tahun,” terang Wagub. (Farhan/GE)***

Editor : SMS

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI