Minimalisir Kecurangan Pajak, Bapenda Garut Terapkan Sistem E-SPTPD

GARUT, (GE).- Upaya pelayanan pajak daerah akan lebih dipermudah. Salah satunya dengan penerapan Elektronik Surat Pemberitahuan Pajak Daerah atau E-SPTPD.

“Selama ini wajib pajak masih konvensional untuk melaporkan pajaknya setiap bulan. Terkadang tidak dilaporkan karena harus datang ke kantor. Padahal mereka tidak di Garut terus,” kata Kepala Bapenda Garut, U Basuki Eko, di aula Bank BJB Garut, Jalan Ahmad Yani.

Dengan E-SPTPD, Eko menyebut wajib pajak tinggal mengisi formulir yang disediakan di aplikasi. Selain itu, wajib pajak tak akan bertemu dengan petugas.


“Tak ketemu lagi antara petugas dengan wajib pajak. Bisa meminimalisir kecurangan dan hal-hal yang tak diinginkan,” ucapnya.

Jika terjadi perbedaan pembayaran pajak antara wajib pajak dan Bapenda, diakui Eko akan terpantau oleh tim pengawas. Dengan sistem daring, tak ada alasan bagi wajib pajak untuk tak melapor setiap bulannya.

“Sistem online ini bisa diisi saat wajib pajak ada di mana pun. Yang awalnya malas laporan, dengan online sudah tak ada alasan,” katanya.

Sistem daring pelaporan ini, tuturnya, secara perlahan akan meningkatkan pajak daerah. Dengan sistem yang terus diperbaiki, wajib pajak tak akan kesulitan lagi.

Selain itu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut optimis bisa mencapai target pajak daerah. Pasalnya saat ini pajak daerah Kabupaten Garut telah mencapai 89 persen.

Ia mengatakan, realisasi pajak daerah Kabupaten Garut mendekati akhir tahun telah mencapai 89 persen. Jika dinominalkan mencapai Rp 119 miliar.

“Targetnya dalam satu tahun Rp 142 miliar. Tinggal sedikit akan kita penuhi targetnya,” kata Eko,

Realisasi pajak pada tahun ini, lanjutnya, sudah melebihi target tahun lalu yakni sebesar Rp 110 miliar. Dengan waktu satu bulan lagi, Eko mengaku target yang telah ditentukan bisa tercapai. (MHI)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI