Minim Armada, Damkar Garut Menunggu Hibah dari Jepang

GARUT, (GE).- Hingga saat ini jumlah armada kendaraan damkar di Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, Jawa Barat, masih minim. Padahal Disdamkar Garut harus melayani kebutuhan masyarakat di 42 kecamatan.

Kepala Disdamkar Garut, Aji Sukarmaji, mengatakan, saat ini pihaknya baru memiliki lima unit mobil/armada pemadam. Itupun, dari lima unit yang ada, dua di antaranya perlu mendapat perbaikan.

“Dua mobil yang ada kondisinya juga kurang bagus. Perlu direnovasi agar bisa memaksimalkan perkejaan kami,” ujar Aji, Senin (6/3/2017).


Dijelaskannya, tahun ini Disdamkar sudah menganggarkan untuk pengadaan satu unit mobil baru. Adanya tambahan mobil, diharapkan bisa mengurangi beban yang ada.

“Idealnya harus lebih dari 10 unit mobil di perkotaan, ditambah beberapa unit untuk di kecamatan,” tandasya.

Aji mengatakan, pihaknya sudah membuka tiga unit pelaksana teknis (UPT) yang berada di Kecamatan Pameungpeuk, Bungbulang, dan Limbangan. Ketiga UPT itu untuk membantu masyarakat yang membutuhkan saat terjadi kebakaran.

“Dalam waktu dekat kami akan membangun gedung kantor UPT. Pada tahun depan kami juga rencanakan membuat satu UPT lagi di Kecamatan Cikajang,” ucapnya.

Dijelaskannya, Disdamkar pun tengah menunggu mobil hibah dari Jepang. Jika tak ada perubahan, mobil bantuan tersebut akan tiba pada bulan ini (Maret 2017).

“Ada tiga unit mobil dan satu mobil portable bantuan dari Jepang. Bantuan itu sudah diupayakan sejak tahun lalu,” tukasnya.

Dengan 67 personil yang ada, diakui Aji memang belum bisa mencakup keseluruhan wilayah Garut. Pihaknya pun menyiapkan 16 personil yang dikhususkan untuk tim penyelamat. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI