Miliaran Rupiah Digelontorkan, Anggota DPR RI Ingatkan Para Kades untuk Tidak Menyalahgunakan Dana Desa

Suasana workshop bertajuk Evaluasi Implementasi Sistem Tata Kelola Keuangan Desa dengan Aplikasi Siskeudes. Gedung Pendopo Garut, Senin (19/11/2018)/ foto: Zenal/GE.

GARUT,(GE).- Seiring berjalannya waktu, dana anggran untuk desa terus digelontorkan pemerintah dengan nilai miliaran rupiah. Dengan dana yang cukup besar tersebut tentunya pihak pengelola dalam hal ini pemerintah desa harus ekstra hati-hati dalam menggunakannya.

Untuk mengantisipasi penyalahgunaan dana desa itu, pemerintah menggandeng beberapa pihak  melakukan sosialisasi pengelolaan keuangan desa. Di Kabupaten Garut, sosialisasi terkait penggunaan dana desa ini dikemas dalam sebuah  workshop bertajuk Evaluasi Implementasi Sistem Tata Kelola Keuangan Desa dengan Aplikasi Siskeudes.

Workshop yang digelar di gedung Pendopo Garut tersebut diikuti para camat serta 421 kepala desa dari 42 Kecamatan se Kabupaten Garut. Dalam kegiatan yang dibuka resmi Bupati Garut, Rudy Gunawan ini sejumlah narasumber berkompeten dihadirkan, mulai dari BPK RI, BPKP RI, Polda Jabar hingga perwakilan dari Komisi XI DPR RI, Senin (19/11/2018).

Usai menjadi narasumber dalam acara tersebut, anggota DPR RI dari Komisi XI, Fraksi Partai Demokrat, Hj. Siti Mufattahah Psi., MBA berharap setelah mengikuti workshop para kades bisa mengimplemtasikan tata kelola dana desa sesuai aturan. Jangan sampai para kades menyalahgunakan dana tersebut, sehingga berakibat fatal yang akan merugikan semua pihak.

“Ya, mudah-mudahan dana desa tiap tahun terus bertambah, sehingga pembangunan di desa semakin maju. Kita di parlemen (DPR) terus berupaya memperjuangkan aspirasi masyrakat, termasuk para kades. Tentunya saya berharap, dengan adanya dana desa yang cukup besar ini tidak membuat para kades tergiur untuk menyalahgunakannya,” ungkap Hj. Siti Mufattahah, kepada garut-express.com, di kompleks gedung Pendopo Garut, Senin (19/11/2018).

Berdasarkan data dari Kemendes, jumlah dana desa dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Tahun 2015, pemerintah menganggarkan Rp. 20,76 triliun dana yang digelontorkan ke desa-desa. Ditahun berikutnya, terjadi peningkatan sebesar Rp 46,9 triliun, dan meningkat Rp 60 triliun pada 2017 dan 2018

Terkait besarnya dana anggaran untuk desa, salah seorang peserta workshop yang juga Camat Cihurip, Kabupaten Garut, Asep Harsono HS, S.Sos., M.Si., secara khusus menyampaikan pesannya untuk para kepala desa. Asep berharap, dana desa digunakan sebaik mungkin untuk kemakmuran masyarkat.

“ Saya titip. Dana Desa itu tiap tahun bertambah, jangan sekali-kali kepala desa menyalahgunakannya untuk kepentingan pribadi. Namun semata-mata untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat yang ada di desa,” ungkapnya. (Doni Melody/ Zaenal)***

Editor: ER.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI