Meski Jadi Tersangka Kasus Korupsi, Tiga Pejabat Disdik Ini Masih Terima Gaji

GARUT, (GE).- Dua orang pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Garut yang tersandung kasus korupsi, hingga saat ini ternyata masih terima gaji. Ketiga pejabat ini belakangan diketahui merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat peraga SMK tahun 2015.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, menyebutkan, ketiganya hingga saat ini masi mendapat gaji selama belum ada ketetapan hukum, mereka masih menerima gaji.

Menurutnya, penghentian pemberian gaji akan dilakukan bila ketiga pejabat yang kini tengah menjalani masa penahanan Kejari Garut itu benar-benar terbukti bersalah di mata hukum.


“Sekarang kan belum diputuskan, kalau sudah diputuskan, ya tidak bisa,” tandasnya.

Dijelaskannya, penahanan terhadap para pejabat tersebut dilakukan untuk kepentingan pemeriksaan hukum. Pemkab Garut sendiri masih terus menjalin kerja sama dengan Kejari Garut.

“Saya sudah menyampaikan kepada Kejari Garut untuk memanggil pihak yang menerima bantuan ke SMK,” tukasnya.

Diharapkannya kasus di lingkungan Disdik Garut ini sebagai kejadian korupsi yang terakhir. “Kita harap kasus di Disdik Garut ini menjadi yang terakhir,” katanya.

Ketiga orang pejabat Disdik yang tersandung kasus korupsi ini diantarnya berinisial M,S dan D. Selain menahan tiga pejabat Pemkab Garut, dalam kasus ini Kejari Garut juga menahan seorang oknum rekanan.

Kepala Kejari Garut Mamik Suligiono menyebut pihaknya telah memeriksa 18 saksi dalam kasus tersebut. Ia menjelaskan, berdasarkan penghitungan, kerugian negara yang diakibatkan oleh para tersangka mencapai Rp 400 miliar.

“Kerugian Rp 400 juta itu baru dari satu sekolah saja. Jadi kasus ini masih bisa berkembang,” tandasnya. (Tim GE)***

Editor : Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI