Dengan Mesin Fhoto Copy, “Bumdes Sahate” Melayani Kepentingan Warga

CIBIUK, (GE).- Permendes No. 4 Tahun 2015, telah mengatur jelas terkait pendirian, tatakelola serta managerial Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Merujuk pada Permendes tersebut, di Kabupaten Garut tiap Desa telah serempak mendeklarasikan pendirian BUMDes dengan sasaran di sektor usaha yang variatif.

Namun pada faktanya, masih banyak ditemui di beberapa Desa yang masih belum bisa menjalankanya secara optimal karena berbagai faktor. Akan tetapi terdapat juga Bumdes yang dapat berjalan dengan baik.

Adalah Bumdes Sahate milik Desa Lingkungpasir, Kecamatan Cibiuk. Bumdes ini telah berdiri sejak pertengahan tahun 2015 lalu. Salahsatu usaha unggulan Bumdes ini adalah layanan jasa photo copy.

Kepala Desa Lingkungpasir, Robi Asmara, menjelaskan berdirinya layanan jasa photo copy dibawah naungan Bumdes Sahate ini. Salah satunya untuk menunjang sarana kepentingan masyarakat, terutama disektor peningkatan mutu administrasi.

“Letak geografis wilayah Desa Lingkung Pasir yang cukup jauh dari perkotaan. Sehingga untuk memfoto copy saja harus mengeluarkan biaya berlipat.” Ungkapnya. ( 7/8/2016).

Dikisahkannya, sebelum berdiri Bumdes Sahate, warga yang akan memphoto copy harus pergi ke wilayah terdekat. Yakni Limbangan yang berjarak sekitar 6 Km.

“Kasian warga harus pergi dengan jarak cukup jauh untuk kepentingan yang sebetulnya tidak begitu mahal. Jadinya kan harus mengeluarkan uang lebih” katanya.

Dijelaskannya, Bumdes milik Desa Lingkungpasir ini telah membantu fasilitas kemudahan. Tak hanya bagi masyarakat umum, layanan Bumdes Sahate ini dapat dirasakan manfaatnya oleh lembaga pendidikikan diwilayah tersebut. Tercatat ada sekitar 7 Sekolah dari mulai tingkat dasar hingga tingkat lanjutan terbantu dengan keberadaanya Bumdes ini.

“Alhamdulillah berkat para pengelola yang ahli dan profesional, Bumdes Sahate bisa berjalan hingga saat ini. Untuk dapat berkembang, tentunya idealnya kita tambah permodalan. Semoga dapat kita persiapkan nanti.” Ungkapnya.

Robi mengakui, saat ini untuk mengelolan Bumdes Sahate ini bersumber dari alokasi Dana Desa (DD). Disamping itu, bangunan gedung Bumdes baru sudah berdiri refresentatif dilahan milik Desa.

“Kita juga sedang merumuskan sektor usaha lainya untuk mengakomodir kepentingan petani masyarakat Desa Lingkungpasir . Semoga secepatnya dapat menyusul terealisasi,” pungkasnya. (Doni)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN