Meriahkan HJG ke 204, Pecatur Asal Bandung Jawaranya Turnamen Catur Bupati Cup II

GARUT, (GE).- Masih dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Garut ke 204 tahun 2017. Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Garut, menggelar Open Tournament Catur Cepat Perorangan Non-Master Bupati Cup II Tahun 2017, (25-26/2/2017).

Menurut ketua panitia turnamen ini, Yusep Mulyana, SH.,MH., yang juga salah seorang anggota DPRD Garut, selain untuk memeriahkan HJG ke 204, dengan turnamen ini diharapkan bisa melahirkan atlet – atlet catur berkualitas.

“Ya, selain untuk memeriahkan HJG ke 204, diharapkan dengan turnamen ini bisa melahirkan atlet – atlet catur yang berkualitas,” katanya.


Setelah dua hari penuh berlangsung, akhirnya turnamen ditutup secara resmi oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan, di Hotel Agusta Cipanas Garut, Ahad (26/02/2017). Dalam sambutannya, Bupati mengaku jika dirinya juga hobi bermain catur.

“Saya itu sebenarnya senang main catur. Jadi saya catur itu, suka tapi saya tidak profesional. Kalau ada waktu senggang saya suka main catur,” tuturnya.

Diungkapkannya, sebagai bentuk apresiasi dan dukungannya akan olahraga catur, sedikitnya 1000 papan catur telah dibagikan ke Desa/Kelurahan sejak tahun 2016.

“Pembagian papan catur ini bertujuan supaya anak-anak senang bermain catur. Makanya sekarang di Pendopo sebulan sekali kita akan adakan pertandingan. Mulai bulan April, hadiahnya Rp 10 juta untuk dewasa dan anak-anak. Minggu ke tiga akan dilaksanakan di halaman Pendopo. Nantinya bisa ditonton oleh banyak orang di Car free Day,” ungkapnya.

Dijelaskannya, pembinaan atlet itu ada yang profesional, amatir dan pendidikan.”Kita tahu bahwa yang pendidikan kita serahkan ke Dispora, yang profesional oleh KONI dan yang amatir oleh seluruh masyarakat, ” jelasnya.

Sementara itu, penasehat Open Tournament Catur Cepat Perorangan Non-Master Bupati Cup II, Zakky Resmana Saleh, SH.,MH., mengatakan dalam turnamen ini sedikitnya diikuti 270 pecatur se Indonesia.

“Melihat animo peserta yang datang dari berbagai daerah, ini membuktikan besarnya perhatian masyarakat tarhadap olah raga Catur. Insya Alloh, Turnamen Catur ini akan terus digelar pada tahun-tahun mendatang.” Kata Zakky, yang dikenal sebagai “Bupati Bianglala” di salah satu radio swasta di Garut.

Setelah ratusan pecatur menunjukkan “kabisa” nya dalam adu strategi di atas papan catur. Akhirnya pecatur asal Kota Bandung atas nama Eko Pujianto di partai puncak berhasil mempecundangi Tarso, salah seorang pecatur andalan asal DKI Jakarta dengan point 8 ½. Sebagai juara pertama, Eko berhak membawa pulang hadiah 1 unit sepeda motor.

Sebagai runner up, Tarso harus puas dengan hadiah 1 unit notebook. Sementara itu, untuk posisi ke 3, atlet catur asal Kabupaten Bandung atas nama Oom Saptari diganjar 1 unit televisi LED. (Hendra YG)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI