Merasa Dikecewakan Bupati Rudy, Gerindra Ancam Cabut Dukungannya

TARKID, (GE).- Ketidakhadiran Bupati Garut, Rudy Gunawan dalam acara ulang tahun ke 8, Partai Gerindra tingkat Kabupaten Garut, Jawa Barat, belum lama ini, membuat sejumlah kader partai Gerindra Kabupaten Garut meradang.

Hal ini sekaligus menguatkan dugaan, kian memburuknya hubungan Rudy Gunawan dengan Partai yang mengusungnya ini hingga menjadi Bupati Garut periode 2014-2019.

Absennya Bupati Rudy dalam peringatan hari Jadi Partai Gerindra di Aula Gedung Sasakadana, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Sabtu, (20/2/16) pekan lalu, disesalkan oleh Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Garut, Tatang Sumirat. Menurutnya, sudah selayaknya Rudy memberikan perhatian lebih, menyisihkan waktu untuk bisa bersilaturahmi dengan para kader Partai Gerindra yang telah mengusungnya hingga menjadi orang nomor 1 di Garut.

“Kami sangat menyesalkan. Ini untuk kedua kalinya, Pak Bupati tidak hadir dalam acara ulang tahun partai kami. Pertama, pada tahun lalu dimana acara kami gelar di Gedung Intan Balarea, beliau tidak hadir. Kali ini beliau juga tidak hadir. Tadinya kami mengharapkan beliau bisa hadir untuk bisa silaturami dengan para kader partai yang sudah habis-habisan memperjuangkan beliau hingga memenangkan Pilkada tahun 2013 lalu,” kata Tatang kepada sejumlah awak media.

Tatang mengakui, dari beberapa kejadian selama kurun waktu dua tahun ini, memang terkesan ada komunikasi yang tersumbat antara Bupati Rudy dengan kader partai berlambang kepala burung garuda ini. Namun demikian, kata Tatang, hingga kini pihaknya tetap bersikap objektif dalam menilai kinerja Rudy Gunawan sebagai Bupati Garut.

“Fraksi sebagai kepanjangtanganan partai, kami tetap bersikap obyektif memberikan penilaian. Harus kami akui, ada banyak keberhasilan dalam kinerja pemerintahan Rudy, misalnya dengan telah dibangunnya banyak sekali proyek infrastruktur dalam dua tahun ini. Ada daerah daerah yang selama ini tidak tersentuh pembangunan oleh periode pemerintahan sebelumnya, kini telah dibangunkan jalan dan lain sebagainya,” ujar Tatang.

Ketika ditanya kemungkinan Fraksi Gerindra mencabut dukungan kepada Bupati jika tidak segera memperbaiki komunikasi dengan Partai Gerindra, Tatang menyatakan hal itu tergantung pada sikap Partai. “Fraksi kan kepanjangan Partai, jadi semuanya tergantung pada kebijakan DPC. Jika DPC mengintruksikan untuk bersikap begitu (mencabut dukungan-red), kami pasti akan bersikap sama. Jadi soal mencabut dukungan, ya bisa saja, kalau DPC memerintahkan,” tukasnya.

Dari pantauan “GE” pada hari yang sama acara memperingati hari jadi Partai Gerinda, Sabtu 22 Pebruari 2016 yang juga dihadiri oleh Anggota DPR-RI dari Fraksi Gerindra, Sobarna, partai koalisi Gerindra pada Pilkada Garut 2013 lalu yang mengusung pasangan Rudy Gunawam dan Helmi Budiman, bersama Partai Bulan Bintang (PBB), yakni Partai Kaeadilan Sejahtera (PKS) juga sedang menyelenggarakan acara yang sama di Hotel Green Kamojang. Bupati Rudy Gunawan bersama Wakil Bupati Helmi Budiman sama sama menghadiri acara yang digelar DPD PKS tersebut.(Slamet Timur)***