Menyongsong Pilkada Serentak, Disdukcapil Terus Lakukan “Update” Data Penduduk

GARUT,(GE). – Pendataan penduduk menjelang pilkada serentak 2018 terus dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut. Dari data yang ter-update ini akan digunakan untuk menentukan jumlah pemilih dalam pemilihan umum (Pemilu).

Menurut Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Kabupaten Garut, Pepi Tresnawati, jumlah penduduk di Kabupaten Garut hingga 22 Desember 2016 lalu tercatat ada 3.187.316 jiwa. Sementara data jumlah penduduk yang berada di atas usia 17 tahun hingga 29 Desember 2016, sebanyak 2.181.244 jiwa.

“Yang akan digunakan sebagai data pemilih adalah penduduk di atas usia 17 tahun. Berdasarkan data cut off per 29 Desember 2016, data penduduk sementara yang bisa digunakan sebagai pemilih adalah 2.181.244 jiwa. Itu sudah dikurangi anggota TNI dan Polri,” jelasnya, Kamis (9/2/2017).


Diljelaskannya, jumlah penduduk ini belum bisa dijadikan acuan sebagai data pemilih, karena pelaksanaan Pilkada serentak 2018 masih jauh. Data itu diperoleh Disdukcapil dari data kependudukan seperti data pindah datang, data kelahiran dan data kematian.

“Kalau misalnya perkiraan nanti jumlah pemilih pada Pilkada serentak 2018 bertambah sebanyak 500 ribu jiwa bila dibandingkan dengan Pemilu terakhir, itu bisa saja. Namun kepastiannya kan belum diketahui,” ungkapnya.

Data pemilih untuk Pemilu sendiri, lanjut Pepi, akan diolah di pemerintah pusat. Data di pemerintah pusat itu berasal dari data kependudukan melalui perekaman KTP elektronik yang dilakukan di daerah.

“Sekarang ini ada beberapa kecamatan yang sudah real time tersambung dengan server pemerintah pusat. Jadi warga yang melakukan perekaman, datanya masuk ke sana (pemerintah pusat) langsung,” jelasnya. (Tim GE)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI