Menyongsong MEA Pelaku Usaha Mikro dapat Jaminan Perlindungan

PEMKAB,(GE).- Menghadapi Pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), sedikit banyak telah menimbulkan kekhawatiran bagi para pelaku usaha mikro yang ada di Kabupaten Garut. Mereka khawatir akan tersisihkan dengan semakin ketatnya persaingan dunia usaha dengan masuknya produk-produk luar.

Menyikapi kekhawatiran tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut berjanji untuk memberikan jaminan perlindungan bagi para pelaku usaha mikro. Jaminan pemerintah daerah ini bertujuan agar para pelaku usaha mikro mampu bersaing di tingkat Asean.

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Iman Alirahman menyebutkan, kondisi apapun yang akan terjadi sebagai dampak dari perkembangan jaman, tentu saja tidak bisa dihindari. Demikian pula halnya dengan program MEA yang tidak lama lagi akan berlaku.

“Kita harus menerima dampak dari ketentuan diberlakukannya MEA. Para pelaku usaha mikro diharapkan tidak terlalu khawatir karena kita akan terus memberikan dukungan di antaranya dengan memberikan jaminan perlindungan,” tandasnya, Senin (14/12/2015).

Diungkapkannya, dengan adanya jaminan dari pemerintah, masyarakat ekonomi mikro ini diharapkan tidak akan tertekan dengan munculnya dampak dari masyarakat Asean. Para pelaku usaha mikro yang akan mendapat jaminan ini di antaranya para pengusaha kerajinan kulit dan olahan makanan.

“Saya yakin produk yang selama ini menjadi andalan para pengusaha mikro di Garut, seperti kuliner dan kerajinan kulit tidak akan tergeser oleh produk lain dari luar. Apalagi semua itu sudah mempunyai kualitas yang baik dan dikenal di daerah lain, termasuk juga di luar negeri.” Tegasnya.

Disamping kedua jenis usaha itu, tambah Iman, pemerintah daerah pun akan terus menggenjot sektor kepariwisataan. Dengan demikian diharapkan sektor ini mampu memberikan pendapatan lebih bagi masyarakat dan pemerintah bila kunjungan wisatanya meningkat. (Tim GE)***

BAGIKAN